Profesi Pengacara Itu Menantang

0 277
Ninik Prasetyowati SH.

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Ada yang memanggil, Ester, Srikandi atau Ninik. Nama aslinya Ninik Prasetyowati. Bagi Ninik, ketiga nama bpanggilan itu tidak masalah. Semua baik. Tergantung kedekatan siapa yang menyapanya.

Perempuan yang bertempat tinggal di Perum Citra Jaya 5 Nomor 26 Jatirejo Purworejo Wonogiri adalah seorang professional sebagai Advokat dan Konsultan Hukum. Di kota thiwul wanita yang berpredikat pengacara terbilang langka. Mungkin satu-satunya.

Kebanyakan, wanita bergelar SH di Wonogiri adalah dosen, PNS, notaries atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Pengacara atau konsultan hokum kebanyakan jender laki-laki. Karena itulah Ninik dipanggil Srikandi.

Tentu “gelar” Srikandi karena kiprah dia sebagai lowyer, keluar masuk ke lembaga hokum. Di Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri/Agama dll. Alumni Universitas Slamet Riyadi ini tergabung dalam asosiasi Peradi Solo.

Alasan memilih sebagai Advokat, perempuan rusia 43 th ini, mengatakan advokat menantang. Ia tertantang menggeluti profesi penuh resiko. Baginya mengemban karya harus siap demi tegaknya kebenaran dan keadilan.

Ninik sendiri mempunyai pengalaman sebagai PPAT sejak 1996 dan di Bursa Efek Internasional sejak 2007. Sehingga Ninik banyak tertempa kasus yang perlu penanganan hukum.

“Visi misi advokat pada era sekarang penuh tantangan. Namun saya jalani dengan enjoy dan syukur. Seberat apapun jika berpegang pada kebenaran material dan empiris, saya yakin kebenaran yuridis pasti mengikuti orang yang benar atau kebenaran,” kata istri Agus Transis Phiranhanta ini.

Walau diakui, proses mencari kebanaran dan keadilan mengalami kontrontroversi dan tantangan dari manapun. Kebenaran memang harus teruji dan melewati ketidakadilan. Berkat kekuatan Yang Maha Kuasa, perjuangan, dan keiklasan, maka mujizat mengiringi karya dan profesinya. Baginya kebahagiaan batin dapat dirasakan manakala ilmu dan karyanya bermanfaat bagi orang banyak. (baguss)