Hikmah Sholat Idul Kurban Di Dalam Penjara

0 90

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Seperti halnya umat Islam di seluruh dunia, warga Rumah Tahanan (Rutan) Wonogiri yang beragama Islam juga mendapatkan kesempatan melaksanakan sholat Idul Adha pada Rabu (22/8/18). Sholat Idul Adha dilakksanakan di lapangan sepak bola di dalam Rutan kelas II B itu.

Bertindak selaku imam dan khatib adalah Ust. Gatot Tri Widodo dari Wonokarto Wonogiri. Sholat Idul Adha dimulai pukul 06.30 Wib. Hadir Kepala Rutan Wonogiri Anggit Yongky Setyawan dan KPR Agus Susanto.

Kepala Rutan dalam sambutan sekilasnya, mengatakan sangat berayukur bisa melaksanakan ibadah sholat Idul Qurban bersaman warga dan pegawai Rutan. Harapanya bisa mengambil hikmah dari hari raya kurban.

Sementara itu Khatib, dalam ceramah menyampaikan pesan, bahwa makna idul qurban yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail adalah bukti ketaatan dan ketundukan seorang hamba atas perintah Allah. Bagi kita, selain diperintahkan sholat idul adha berjamaah, juga diperintahkan untuk menyembelih hewan kurban bagi yang mampu.

Kisah perjuangan Ibrahim dan istrinya Siti Hajar serta Ismail sebagai anak, adalah bukan ujian ringan. Sungguh berat. Ibrahim siperintahkan pergi meninggalkan istri n anaknya Ismail pergi mengembara, sementara wilayah tempat ditinggalnya Hajar dan Ismail adalah gurin tandus, sepi dan gersang. Padahal saat itu Ismail masih menyusu. Suatu ketika susu tak mengeluarkan asinya, tidak air di sekitar tempat tinggalnya, lalu ismail ditinggal perfi mencari air dari bukit Sofa dan Marwa. Tetapi tidak ada hasil. Justru sumber mata air muncul dari tanah tempat kaki ismail menjejak-jejak karena menangis kehausan. Sampai kini sumber mata air itu takpernah surut. Itulah sumur zam zam. Telah berusia sekira 1800 tahun silam. Kini bukit sofa dan marwah menjadi sarat rukun haji, Sai. (baguss)