Rekor Muri : Pertunjukan Campursari 100 jam

0 257

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Ribuan seniman dari berbagai daerah turut menyukseskan gelar seni budaya Pentas Campursari 100 Jam Nonstop di Alun-alun Giri Krida Bhakti Wonogiri selama tiga hari tiga malam sejak Sabtu malam (27/4/18) sampai Selasa malam (1/5/18).

Acara itu untuk mengawali serangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Wonogiri Ke-277 yang diselenggarakan oleh Pemkab Wonogiri bekerjasama dengan event organizer (EO) Panata Organizer, Sabtu (27/4).

Acara dibuka Drs. Suharno, M.Pd (Sekda Wonogiri), Drs. Bambang Haryanto ( Kepala BPBD), Dandim 0728 / Wonogiri) diwakilkan Kapten Inf Moch. Sambudi (Danramil Giriwoyo) , AKP Surono, SH (Kapolsek Wonogiri Kota /Mewakili Kapolres Wonogiri) , Aryani Siregar, SE (Perwakilan dari MURI), H. Sularto Diarjo (Ketua Panitia dari EO Panata), Kabag Umum Puji Santoso, Masyarakat Wonogiri.

H. Sularto Diharjo (EO Panata), menyampaikan Penyelenggaraan acara ini merupakan bagian peringatan hari jadi Kab. Wonogiri ke-277, pentas seni campursari ini untuk memecahkan rekor MURI 100 jam yang sebelumnya dipegang oleh daerah lain (Wonosari) selama 90 jam. Mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemda Wonogiri dan panitia sehingga terselenggara baik dan lancar. Pagelaran campursari ini merupakan yang terlama, usulan dari panitia 100 jam non stop mulai hari, sabtu 29 April 2018 pukul 19.30 WIB s.d Rabu 2 Mei 2018 pukul 24.00 WIB.

Acara ini merupakan salah satu upaya melestarikan budaya luhur, membangun media bagi para seniman, menampilkan kreatifitas dan kesenian kebudayaan. Kegiatan ini diikuti grup campursari dari wilayah Wonogiri, Gunung Kidul, Sukoharjo dan Karanganyar, ada 43 grup yang telah berkaryaa, berkreasi dan berinovasi yang akan memberikan sumbangsih besar terhadap kemajuan seni budaya, tidak hanya hiburan semata namun juga memunculkan kearifan lokal, sehingga yang tidak sesuai dengan budaya ketimuran bisa ditangkal, serta menangkal dan budaya asing.

Aryani Siregar, SE (Perwakilan dari MURI),menyampaikan permohonan maaf dari Ketua MURI Bp. Jaya Suprana tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain. (dimiw)