Kontraktor Skala Kecil Di Mana-mana Sepi Garapan

0 557


INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Ketua DPD Gapensi Jateng, Mulyono Hadi Pranoto menyatakan, secara nasional penyedia jasa konstruksi sedang lesu atau tidak bergairah. Terutama dialami kontraktor skala kecil sampai menengah.

Lantaran, saat ini proyek fisik lebih banyak dikerjakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Prosentasenya mencapai 75 % berbanding 25 %.

Pada tahun ini proyek fisik mencapai Rp. 415 Trilyun. “Sebesar 75 % dikerjakan BUMN, sisanya dikerjakan yang kecil-kecil,” kata Mulyono saat menghadiri Muscab Gapensi Wonogiri, Rabu (2/5/18) di Gedung Giri Wahana Wonogiri.

Selain Gapensi, menurut Mulyono, lesunya proyek tidak hanya di Kabupaten Wonogiri. Tetapi juga terjadi di Kabupaten / Kota lain. “Semua asosiasi juga mengalaminya. Tidak hanya Gapensi,” tandasnya.

Dibeberkan, saat ini, relatif kecil terjadi pengaturan proyek. Saat ini cenderung lebih transparan. Dibandingkan beberapa tahun silam. Sebab kini lelang tender melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP). Pendaftaran juga telah dilakukan melalui Layanan Pengaaan Secara Elektronik (LPSE). Faktor sepinya garapan, adalah kesiapan anggota asosiasi. Menurutnya, saat ini masih banyak anggota yang belum siap secara administrasi, keuangan, dan sumberdaya manusianya (SDM).

Faktor lain, pengaruh politik berdampak pada pembagian “kue” proyek menjadi tidak merata. Itu di mana-mana.

“Beda warna, beda politik pasti ada pengaruhnya. Taruh kata, Widagdo (Ketua Gapensi lama) tidak mendukung Joko Sutopo, pasti berekses. Tapi itu terjadi tahun-tahun pertama. Pada 1-2 tahun kepala daerah pasti memahami asosiasi yang berkompeten atau tidak kompeten,” katanya.

Harapannya, ke depan, akan ada penataan terhadap asosiasi dan anggotanya. Yang profesionallah yang akan esksis. (baguss)

error: Content is protected !!