Pelaku kasus mobil goyang belum ditindak

0 910
Foto Istimewa

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Masih ingat kasus mobil goyang di sebelah Rumah Dinas Kapolres Wonogiri? Ya goyang mobil Mazda itu melibatkan Kadus Kendal Desa/ Kecamatan Girimarto Setyawan Widiyatmoko alias Wawan (38th) dengan Margareta Rini Wulansari (30th) warga Pokoh Kidul Kecamatan Wonogiri Kota.

Kasus itu sampai sekarang dibiarkan. Kasus itu terjadi 10 April 2018 lalu. Sampai Jumat (27/4/18) belum ditangani atasan. Mengingat Wawan adalah seorang perangkat desa (Kadus) maka atasannya adalah Kepala Desa Girimarto, dan Camat Girimarto sebagai pembinanya.

Kepala Desa Girimarto berkali-kali dikonfirmasi melalui pesan whatsaap namun tidak pernah direspon. Sedangkan Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) melalui Kabid PMD Bambang Muladi hanya merespon secara singkat. “Kasus Kadus Kendal Desa Girimarto sampai hari ini belum ada laporan atau pengaduan,” begitu kata Bambang.

Padahal sesuai fakta yang terjadi, bawha Wawan dan Rini diketahui “tertangkap basah” sedang berbuat mesum di dalam mobil mazda pada siang hari di sebelah selatan rumdin Kapolres atau di sisi utara gedung SMPN 1 Wonogiri.

Wawan juga mengakui telah bertindak senonoh atau mesum di dalam mobil yang kebetulan bersebelahan dengan mushola SMPN 1 Wonogiri Kota. Diakui perbuatan itu dilakukan dengan Margareta Rini Wulansari (30th) warga Pokoh Kidul Wonogiri Kota.

Peristiwa terjadi sekira pukul 15.20 Wib. Posisi mobil di parkir di gang menghadap ke barat. Di depan mobil itu juga diparkir mobil Mazda warna Merah menghadap ke timur, milik Wawan. Kedua pasangan bukan mukrimnya itu ketahuan berduaan di jok belakang.

Posisi seluruh pintu dan jendela mobil terutup rapat. Kaca hitam gelap. Mesin mobil hidup. Kecurigaan muncul ketika mobil itu dalam keadaan hidup cukup lama. Sesekali suara mesin mobil meninggi. Sesekali merendah.

Awalnya ada guru SMPN hendak sholat ke musola. Karena mencurigakan, maka guru itu mendekat bersama temannya. Ternyata di dalam mobil itu ada dua umat manusia sedang berzina. Beberapa orang di gor dan sekolahan berdatangan. Anggota Satlantas Polres Wonogiri turun.

Anggota SPKT Polres Wonogiri juga datang ke lokasi. “Waktu ketahuan, kedua orang itu disuruh keluar gak mau, setelah datang polisi baru mau keluar,” kata saksi di lokasi kejadian, yang gak mau dipopulerkan. Kemudian kedua peslingkuih itu digiring ke Polres Wonogiri.

Kasus itu mengingatkan pula pada persiwtiwa mobil goyang yang melibatkan wanita anggota DPRD Wonogiri dengan pria Guru MTs Negeri Nguntoronadi, yang juga sama sama dibiarkan atasan tampa tindakan dan sanksi tegas. (baguss)

error: Content is protected !!