Menolak Dicalegkan Tetap Fokus Dakwah di Luar Politik

0 2.096
Abdullah Robbani (istimewa)

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Namanya cukup pupuler di berbagai kalangan. Di dunia politik, pendidikan, dunia usaha bahkan sampai akar rumput. Latar belakang pengalamannya yang membuatnya populer. Tidak pernah berhenti berfikir. Tidak pernah berhenti bergerak. Tidak pernah diam, melalui tulisan dan bahkan lisannya.

Dialah Abdullah Robbani. Lebih akrab dipanggil Robbani. Pria muslim yang tinggal di Wonokarto Wonogiri ini adalah mantan Anggota DPRD Wonogiri, hamper satu periode. Sebelumnya dia pernah menjabat beberapa periode sebagai pengurus partai politik. Bahkan pernah menduduki jabatan sebagai Ketua di Kabupaten Wonogiri

Namun, dia tidak menuntaskannya sampai satu periode, 5 tahun. Lantaran dia lebih memilih jalur lain yang lebih baik dan bermartabat. Yaitu dakwah agama islam. Itulah dunia pendidikan yang digelutinya hingga sekarang. Dalam hal ini ada yang menarik. Dia datang berdakwah tampa dijemput. Dia pulang tampa diantar. Tidak juga menerima “haknya” sebagai penceramah. Ini mungkin langka, di dunia komnersil saat ini.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, pria ramah dan murah senyum ini adalah pelaku usaha di lembaga keuangan micro. Sudah belasan lembaga keuangan di tingkat Kecamatan ada di bawah bimbingannya. Pun, ekonomi bertumbuh.

Berita Terkait Lainnya ;

Di bidang social, pria satu istri dan empat anak ini adalah pemerhati dan penyayang anak anak yatim piatu, dan fakir miskin. Melalui lembaga yayasan anak anak generasi penerus itu mendapatkan kemudahan dan kemurahan untuk menempuh pendidikan di lembaganya. Robbani juga penulis kolom bida ekonomi dan agama di Majalah Arroyan.

Tahun ini dan esok, adalah tahun politik. Sejumlah partai politik, ”kecil dan besar” berburu mencari –calon- kader untuk menarik simpati mayarakat untuk mendongkrak perolehan suaranya pada pemilu legislative 2019 mendatang. Tujuan akhir adalah meraih suara kursi wakil rakyat. Dan tentu ada target lain, KEKUASAAN! Karena dengan kekuasaan diangggap satu satunya jalan meraih segalanya.

Di sisi lain, banyak yang “merasa mampu” kemudian ingin menjadi wakil rakyat, maka mereka melamar ke Parpol, bahkan rela membayar ratusan juta atau dengan syarat-syarat tertentu, yang bernilai sepadan dengan ratusan juta.

Tetapi berbeda dengan sosok pria mungil ini, Abdullah Robbani. Dia justru dilamar partai politik. Ada banyak yang meminangnya sebagai caleg Kabupaten dan Provinsi, bahkan sebagai ketua parpol. Takbergeming, dia menolaknya, sementara ini. Tampa bermaksud mengecewakan, Abdullah memilih menolak. Namun dia tetap mengucapkan terimakasih. Hal itu dianggap sebagai kehormatan baginya.

“Saya tidak anti politik. Saya tetap berpolitik. Tetapi tidak harus menjadi kader, pengurus dan caleg dari partai politik. Saya akan selalu mengajak umat untuk cerdas dan cermat dan bijaksana dalam memilih pemimpin maupun wakilrakyat. Jangan golput! Pilih calon pemimpin muslim yang amanah dan professional,” tandas Abdullah Robbani. (baguss)

error: Content is protected !!