Oknum PNS Jadi Tersangka Penggelapan Uang Pajak

0 683
Tersangka Rahmat Hidayat

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Satreskrim Polres Wonogiri menetapkan oknum PNS sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan.

Pelaku ditangkap atas dasar laporan polisi 09 Oktober 2017. Tersangka Rahmat Hidayat (43th) PNS alamat Perumahan Citrajaya 5, Bulusulur, Wonogiri

Penipuan terjadi Senin (1/7) di Kantor UPPD Kabupaten Wonogiri. Korban Djijo Eka Putra (46 th) alamat Gerdu RT 02 RW 05 Giripurwo, Wonogiri.

Saksi Catur Wisnyata (52 th) alamat Gerdu Rt 01 Rw 06, Giripurwo, Wonogiri. Sri Sunarti (32 th) alamat Ploso Wetan RT 01 RW 04 Kedunggupit, Sidoharjo, Wonogiri.

Ceritanya, pada tanggal 6 Juni 2017 korban kepada menemui Catur meminta dibantu menguruskan pengisian pembayaran Pajak dan Penerbitan BPKB KBM Baru satu unit Kijang Innova baru nomer mesin  zGD-Cl64309 warna htam atas nama Sukarno alamat : Gerdu Rt. 02 05 Giripurwo, Wonogiri.

Kemudian oleh Catur proses pengisian Kbm baru itu diserahkan ke Rahmat Hidayat Pegawai UPPD Kabupaten Wonogiri. Tanggal 7 Juni 2017 Catur ambil uang Rp.49.560.000 untuk biaya pengisian KBM di toko Jaya Cell. Berhubung korban tidak berada di tempat, uang tersebut diserahkan Sri Sunarti alias Anik. Ada tanda terima kuitansi.

Kemudian pada tanggal 7 Juni 2017 di Kantor UPPD Wonogiri Catur Wisnyata serahkan uang Rp. 47. 560.000 ke Rahmat Hidayat untuk biaya pengisian KBM baru milik korban. Sisa Rp. 2 juta dibawa Catur Wisnyata untuk jasa Rahmat Hidayat. Setelah penyerahan uang tersebut Rahmat Hidayat mengatakan proses pengisian KBM baru akan selesai maksimal 2 minggu. Setelah melewati batas waktu ternyata belum selesai. Rahmat beralasan lagi proses setelah libur Idul Fitri. Eh molor lagi berkali-kali. Kenyataannya proses tidak selesai.

Bahkan Rahmat tidak dapat ditemui di kantor dan di rumahnya. Pada tanggal 28 Juli 2017 korban meminta tolong Toni pegawai UPPD Wonogiri mencarikan berkas pengisian Kbm baru itu.

Tanggal 31 Juli 2017 Toni mengabari berkas telah ketemu dan diterima korban. Korban mengetahui proses pendaftaran dan penerbitan BPKB baru di Bagian BPKB Sat Lantas Polres Wonogiri telah selesai. Namun biaya pajak BBN KB KBM baru tersebut tidak dibayarkan tersangka.

Sehingga korban merugi Rp 49. 560 000. Kejadian itu dilaporkan ke Polres Wonogiri. “Pelaku ditangkap Sabtu (16/12) di Nguter – Sukoharjo . Sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede SH. MIK melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Kariri SH.MH.(baguss)

error: Content is protected !!