Mantan Camat Tirtomoyo Dkk Diduga Korupsi Senilai Rp. 1.802.50.000

0 3.033
Ilustrasi

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Kapolres Wonogiri AKBP Muhammad Tora melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Kariri SH.MH menjelaskan, kasus korupsi yang diduga dilakukan Mantan Camat Tirtomoyo Dkk terjadi 2016 pada pelaksanaan proyek Prona.

Jumlah 2411 pemohon orang. Setiap pemohon dikenai biaya Rp 750 ribu. Jadi nilai yang dikorupsi Rp 1.802.50.000.

Padahal, seharusnya gratis sampai sertifikat tanahnya jadi. Karena Prona sudah dibiayai negara melalui dana DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran) di Kantor BPN Kabupaten Wonogiri.

Jikalau Prona itu memerlukan biaya, maka hanya sedikit saja dan harus berdasarkan musyawarah pemohon sesuai kebutuhan.

Antara lain kebutuhan untuk membeli materai 6000 (5 lembar, patok 4 buah (@Rp 6000), Foto kopi pipil pajak dan dokumen, serta biaya pajak yang mungkin timbul.

Camat sebagai Pejabat Pembuat Akta (PPAt) sudah ditetapkan sendiri “jasanya” dan fee-nya tidak lebih dari 1% sesuai PP 37 tahun 2008. Camat itu tupoksinya sebagai pelayanan surat menyurat masyarakat dan pejabat PPAT dan  membuat akta jual beli.

“Kalaulah timbul biaya, besarannya tidak mencapai Rp 300 ribu perbidang tanah. Lah ini Rp 750 ribu, sisanya lebih banyak dari pada kebutuhannya,” terang Kasatreskrim.

Proses penyidikan kasus ini diakui berat dan pelik. Lantaran saksi terperiksa ada 115 orang. Termasuk Kepala BPN saat itu, yang kini menjabat Kepala BPN Kabupaten Recang Lebong di Provinsi Bengkulu, selaku penanggungjawab Prona 2016. Berkas kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Wonogiri, sambil menunggu petunjuk perbaikan.

Saat ini mantan Camat Tirtomoyo dkk tidak ditahan. Lantaran proaktif tidak akan menghilangkan barang bukti, tidak mungkin mengulangi perbuatanya dan tidak akan melarikan diri. 

Para tersangka dikenai wajib apel seminggu dua kali, sampai sidang nanti.  Sementara Mantan Camat Tirtomoyo JP tak pernah bisa dihubungi. Nomor yang bersangkutan tidak aktif. (baguss)

error: Content is protected !!