Koperasi Harus Secepatnya Masuk Industri Digital

0 200


INFOWONOGIRI.COM-YOGYAKARTA-Ketua Umum Asosiasi Manajer Koperasi Indonesia (AMKI) Sularto mengatakan, sudah saatnya pelaku koperasi bersatu, bergabung dalam satu transaksi.

“Kerjasama antar koperasi tidak boleh ditunda lagi. Kita secepatnya harus masuk industri digital. Maka layanan keuangan digital koperasi harus segera diaplikasikan,” kata Sularto pada sesi sambutan pembukaan Konggres AMKI ke 1 Sabtu (16/12/17) di Hotel Keisha Yogyakarta.

Acara CEO forum menghadirkan pembicara Teguh Boediyana Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI, Agung Sudjatmoko Ketua Harian Dekopin, Iman Pribadi Direktur Bisnis LPDB dan acara di pandu Wayan Sumerta dari Bali. Hadir sebagai pembicara keempat adalah Rudi Hartono, dari ACFE (Association Of Certified Fraud Examiners).

Kesimpulannya adalah Koperasi harus mampu hadir sebagai solusi terhadap perekonomian rakyat dan koperasi harus mampu membuat manajemen yang accountable.

Forum CEO yang menghadirkan Mursida Rambe, Ketua BMT Beringharjo dan peraih Tokoh Perubahan Republika, Setyo Heryanto Ketua LSP KJK, Hesty Setyo Diah Lestari Ketua II Koperasi SBW Malang dan Iwan A Farabi dari perusahaan teknologi informasi Teleanjar. Acara dipandu Susilo Eko Prayitno manajer Koperasi MSC. Koperasi harus mampu menjalin kerjasama erat dan memanfaatkan teknologi sebagai pendukung kemajuan koperasi Indonesia.

Acara sharing praktika koperasi menghadirkan pembicara antara lain Edi Kartika, Ketua Koperasi Warga Semen Gresik yang merupakan koperasi kelas dunia, masuk ke dalam jajaran 300 besar koperasi dunia versi ICA. Agus Munafi, hadir dari Koperasi Kisel, koperasi besar Indonesia yang menularkan strateginya sehingga mampu masuk koperasi besar dengan asset trilyunan rupiah. Yanuedi Melayanto dari Kopkar Bukopin memaparkan profesionalisme manajemen hukumnya wajib bagi kemajuan koperasi. Hadir pada acara ini juga Robert dari Auditor mitra AMKI. (baca berita terkait). (rilis)

error: Content is protected !!