Ini Alasan Jalan Kaki Ke Istana Negara & Gedung KPK

0 309
Mujiana dan Wakidi (di tengah pegang poster) diapit anggota ICW di Ngadirojo menjelang berangkat k Istana Presiden dan gedung KPK

INFOWONOGIRI.COM-NGADIROJO-Ini alasan Mujiana dan Wakidi jalan kaki ke Istana Negara dan Gedung KPK di Jakarta.
Diceritakan, awal ide jalan kaki ke istana presiden dan gedung KPK bermula mereka mempunyai nadzar atau janji.

Mereka berdua adalah aktifis Kelompok Peduli Penegakan Hukum Ponorogo (KPPHP) yang terdiri dari LSM, Petani, Mahasiswa dan masyarakat. Mujiana sebagai ketua merangkap penasehat. Sedangkan Mujiana sebagai Bendahara.

Waktu itu, tiga tahun silam,di Ponorogo terbongkar kasus korupsi di Dinas Pendidikan sekira Rp 2,8 Milyar dan RSUD Ponorogo Rp 3 Milyar. “Kami waktu itu jika terbongkar kasus korupsi yang melibatkan pejabat, maka kami berjanji jalan kaki ke istana dan ke gedung KPK,” kata Mujiana.

Hal lain yang mendasari adalah penegakan hukum masih tebang pilih, masalah korupsi makin menjadi bak virus. Ada delapan terpidana, salah satu di antaranya mantan Wabup Yuni Widianingsih. Mantan Wabup itu divonis pidana penjara 4 tahun, dan denda Rp 850 juta.

“Kami ke Jakarta akan menyampaikan aspirasi masyarakat Ponorogo dan ICW,” tutur Wakidi.

Sebelumnya upaya menyampaikan aspirasi pernah dilakukan. Dikirim melalui pos surat dan melalui email.

Untuk memenuhi nadzarnya mereka tidak memersiapkan fisik. Hanya modal mental bertekad sampai ke istana. Bekal materi uang Rp.1,5 juta untuk berdua.

Pakaian, sepatu dan sandal juga sekedarnya. Waktu berangkat, Wakidi sempat membeli sepatu Rp 300 ribu. Tapi karena sepatu itupula, kakinya bengkak dan melepuh. Sepatunya itu ia tinggalkan entah di mana. Kemudian diganti dengan sandal jepit. Bekal makanan, juga tidak diiapkan.

“Saya yakin tidak akan kelaparan.. Buktinya kami mampir ketemu sedulur ICW, kami dicukupi setiap waktunya makan,” katanya.

Dan itu, mereka yakini berdua. Jika sudah sampai di istana negara bisa bertemu Presiden rI Joko Widodo. “Kami akan melakukan aksi bisu sampai kami bisa bertemu presiden,” katanya. Terkait rencana kpulangany akan naik kereta turun di Madiun, kemudian jalan kaki ke rumahnya. (baguss)

error: Content is protected !!