Jumlah Pengungsi Tirtomoyo Bertambah

0 1.002
Longsor di Tirtomoyo {Foto Ronggo]

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Jumlah pengungsi terdampak bencana alam tanah longsor dan banjir di wilayah Kecamatan Tirtomoyo bertambah.

Hari ini, Kamis (30/11/17) pukul 10.00 WIB jumlah pengungsi mencapai 1.037 jiwa. Sebelumnya berkisar 546 jiwa.

Ketua Pelaksana (Kalak) BPBD Wonogiri Bambang Haryanto melalui stafnya, mengemukakan, tambahnya jumlah di wilayah Kecamatan Tirtomoyo adalah warga sekitar Desa Dlepih, karena tanah di beberapa Dusun mengalami pergerakan dan atau muncul retakan-retakan.

Perincian jumlah pengungsi di Tirtomoyo adalah sebanyak 967 jiwa di Poskotis di Balai Desa Dlepih. Sebanyak 70 Jiwa mengungsi di Balai Desa Sukoharjo.

Sementara itu pengungsi di wilayah Kecamatan Giritontro ada sebanyak 126 jiwa dari warga Dusun Sawit Lor dan Sawit Kidul. Mereka ditampung di Poskotis Desa Pucanganom.

Warga dibantu TNI dan Polri goton royong di Dusun Sawit Pucanganom Giritontro

Di Kecamatan Sidoharjo ada sebanyak 60 jiwa ditampung di Balaidesa Sempukerep dan di SD Sempukerep.

Sedangkan di Kecamatan Pracimantoro ada 53 pengungsi. Merka adalah pnduduk Dusun Duren Kidul (15KK), Dusun Glinggang (5KK), Dusun Kerjo (2KK), Dusun Trukan (15KK), Dayu (2KK), Klep (2KK), Sawahan (2KK), Sumberalit (10KK).

Sementara penduduk Desa Purwoharjo dan Karangtengah Kecamatan Karangtengah terisolir. Disebabkan akses jalan dari Kecamatan Batuwarno menuju ke Desa-Desa itu tertimbun longsor, tanah tebing labil dan bergerak, yaitu di wilayah Desa Temboro, atau di bawah Desa Karangtengah 3200 jiwa dan Purwoharjo 4200 jiwa. “Medan paling sulit Karangtengah, kendaraan hanya bisa sampai di bawah Desa Temboro,” kata Kalak BPBD melalui stafnya, Kamis (30/11/17) pukul 10.30 WIB. (baguss)