Guru Olahraga Itu Layak Dipecat

0 733
Reni Ratnasari Kepala DPPKB & P3A Kabupaten Wonogiri

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKB & P3A) Kabupaten Wonogiri, Reni Ratnasari berpendapat, guru pelaku cabul itu Laik mendapatkan sanksi berat. Misalnya diberhentikan sebagai aparatur sipil negara (ASN).

 

“Pantas saja karena dia tidak bermoral. Cari guru olahraga perempuan untuk pengganti. Agar anak-anak bisa menghilangkan trauma,” harap Reni.

 

Sementara itu, terkait Satgas PPA, jumlahnya genap 3060 orang. Tersebar di 25 Kecamatan dan Desa/ Kelurahan se Kabupaten. Setiap Desa/ Kelurahan ada 10 Anggota Satgas. Terdiri dari perangkat Desa, PKK, tokoh agama dan masyarakat. Mereka berjejaring dengan DPPKB dan P3A Kabupaten dan Kecamatan.

 

“Tugas Satgas berada di masyarakat umum. Sedangkan kasus itu terjadi di sekolahan. Satgas tidak sampai ke sekolahan,” kata Reni.

Seharusnya, wilayah sekolahan menjadi kewenangan guru dan penyelenggara pendidikan. Ke depan, Satgas PPA akan dibentuk dan atau bersinergi dengan sekolahan.

Selama ini, DPPKB & P3A sudah menyosialisasikan Satgas PPA dan menggelar bintek. Sebagian inisiatif Satgas Kecamatan menggelar pertemuan. Karena keterbatasan anggaran. Ke depan, dia menyarankan kepada pemerintah desa menganggarkan untuk pemberdayaan Satgas PPA Desa. Tujuannya lebih baik mencegah dari pada terjadi.  “Itu harapan Bupati,” tandas Reni.

Reni menambahkan, sejak awal kasus itu terkuak, sepekan lalu,  langsung turun mendata dan melakukan pendampingan korban dan keluarganya. Juga telah mendatangkan psikolog dan rohaniawan.

Sampai sekarang masih dilakukan karena masih terdapat dua anak trauma, hingga belum bisa ditanya. Tentu anak itu belum masuk sekolah. Pihaknya akan  menurunkan psikolog untuk mendampingi korban, orang tua dan gurunya. (baguss)

error: Content is protected !!