RSUD dr SMS Siap Melayani Siswa SD Pijiharjo

0 184


INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soediran Mangun Sumarso (SMS) Kabupaten Wonogiri telah melayani kembali pasien anak atas nama Arnesta Nikmatul Asbyanstiar yang sudah lama tidak kontrol secara rutin ke Poliklinik Anak sejak Oktober 2015.

Arnesta adalah siswa kelas 3 SDN 4 Pijiharjo Kecamatan Manyaran. Dia tengah mengalami pembengkakan tubuh. Namun karena terkendala adanya tunggakan angsuran BPJS, dia belum bisa berobat ke rumah sakit.

Mulai hari ini, Jumat (25/8) anak lelaki itu sudah dapat diterima sebagai pasien di RSUD dr SMS Kabupaten Wonogiri.

Kepastian itu disampaikan Direktur RSUD dr SMS dr Hj. Setyarini MKes., melalui Kabid Pelayanan Medis dr Adhi Dharma,MM, meskipun Arnesta adalah pasien RSUD dr SMS Wonogiri yang sejak Januari 2014 menjadi pasien dan sudah lama tidak melakukan kontrol.

 


“Kami tegaskan, RSUD dr SMS selalu siap melayani pasien tersebut dan tidak pernah ada penolakan pelayanan. Meskipun pasien itu sudah lama tidak melakukan pemeriksaan berkala ke RSUD dr SMS,” kata dr Adhi Dharma,MM.

Dijelaskan, Anrnesta memiliki riwayat menderita gangguan ginjal bocor (Sindrome Nefrotik). Mengalami sakit sejak awal tahun 2014. Pada 2 Januari 2014 pernah berobat ke RSUD dr SMS Wonogiri. Terakhir berobat pada 13 Oktober 2015. “Setelah itu tidak pernah kontrol lagi,” kata dr Adhi Dharma.

Berdasarkan penelusuran tim RSUD yang dipimpin dr Adhi Dharma,MM. dapat diketahui, Arnesta pernah berobat ke RSUD dr Sarjito, Yogyakarta, kemudian terputus atau berhenti. Dilanjutkan pengobatan alternatif. Antara lain diberikan telur ikan kutuk. Itu memang bagus, akan tetapi sampai saat ini belum sembuh total. Masih sering kambuh. Ketika kambuh, maka sangat menganggu sekolahnya, dan membahayakan tumbuh kembang anak tersebut dan penyakit komplikasi lainnya.

Terkait tunggakan angsuran BPJS, itu fakta. Sehingga sistem BPJS ngelok/terkunci. Hal itu terjadi karena kondisi ekonomi orang tuanya, maka kemudian, Kepala Sekolah SDN 4 Pijiharjo dan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Manyaran membantu mencari solusi. Yaitu dengan memberikan sumbangan untuk membayar keterlambatan angsuran BPJS-nya.

“Sekarang tunggakan BPJS sudah terbayarkan, atas partisipari berbagai pihak yang sudah melunasi pada tanggal 18 Agustus 2017.,” tandas dr Adhi Dharma,MM.

Tim RSUD berharap, setelah ada jalan keluar, diharapkan Arnesta dapat secara rutin berobat ke RSUD dr SMS Wonogiri, agar tidak terjadi hal yang lebih buruk pada Arnesta.

Arnesta, sebenarnya penduduk Wuryantoro, tepatnya beralamat di Dusun Gunungcilik Desa Pulutan Kulon Kecamatan Wuryantoro. Karena berbatasan dengan wilayah Kecamatan Manyaran, menempuh pendidikan di sekolah dasar di wilayah Manyaran.

Selanjutnya RSUD dr SMS akan melayani pengobatan secara berkesinambungan, sampai penyakitnya benar-benar hilang pulih. Sebab jika tidak sembuh total, maka bisa kambuh. Ketika kambuh akan mengalami bengkak di tubuhnya, dan mengalami muntah dan lemes tubuhnya.

Adhi Dharma juga sudah berkordinasi dengan Puskesmas setempat. Harapanya anak pertama dari dua bersaudara itu mendapatkan perhatian. Soal penyebab penyakitnya belum diketahui pasti. (bagus)

 

error: Content is protected !!