Tiga Tersangka Korupsi Gamelan Jadi Terdakwa

0 173
Salah satu tersangka Diperiksa penyidik kejaksaan, didampingi pengacaranya
Salah satu tersangka Diperiksa penyidik kejaksaan, didampingi pengacaranya

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Tigatersangka korupsi perangkat gamelan Dinas Pendidikan Wonogiri dinaikkan statusnya menjadi terdakwa. Adalah FX Suwardi pegawai negeri sipil di Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri, Sunarmo alias Mamo direktur CV Berkah Dewa Dewi (BDD) dan Agus Suparto comanditer CV BDD.

 

Sunarmo dan Agus adalah warga Wonogiri Kota. Sedangkan FX Suwardi warga Kecamatan Selogiri. Penetapan status terdakwa disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri Tri Ari Mulyanto melalui Kasi Pidana Khusus Hafidz Muhyidin, Selasa (13/2) lalu di Kantor Kejari.

 

“Penyidik menyerahkan berkas tahap dua, tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum (JPU). Status tersangka naik menjadi terdakwa,” kata Hafidz Muhyidin. Para terdakwa hadir lengkap. Turut mendampingi pengacaranya FX Suwardi Taufik Nugroho, pengacara Sunarmo Gunarto, dan pengacara Agus Suparto, Suryanto.

 

Terdakwa dan pengacarnya akan menghadapi JPU terdiri dari Hardoyo, Harinto, Hafidz Muhyidin, Hafid Fathoni dan Dewi Legowo. Waktu jadwal sidang masih diatur dengan Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri. Barang bukti yang dilimpahkan adalah dokumen kontrak, surat pengadaan gamelan, dan uang tunai Rp.189 juta. Barang bukti uang merupakan pengembalian kerugian negara akibat perbuatan korup.

 

“Itu kerugian versi audit tim independen konsultan keuangan. Kerugian versi hakim nanti bisa berbeda, juga bisa sama. Kalau kelebihan kembalikan kepada terdakwa. Kalau kurang, tersangka harusnya menambahi. Sedangkan total los proyek itu adalah Rp.2,8 M,” kata Kasi Pidsus.

 

Kasi Pidsus menjelaskan, tim JPU mempunyai waktu 40 hari untuk menyiapkan persidangan. Sebelum 20 hari berkas diyakini sudah dilimpahkan ke PN Wonogiri. Meski telah dinaikkan statusnya menjadi terdakwa. Namun ketiganya tidak dibui. Karena ada permohonan dari ketiga terdakwa.

 

Taufik Nugroho menyatakan akan mengawal kasus hukum yang melibatkan FX Suwardi sampai tuntas. Sedangkan Gunarto meminta Kejari harus obyektif. Jika masih ada pejabat atau bukan yang layak menjadi tersangka, harus ditetapkandisidik.

 

“Hukum harus adil. Tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Saya kira kasus ini ada aktor intelektualnya. Itu tugas lembaga penegak hukum,” kata Gunarto. (baguss)

error: Content is protected !!