Penjudi Togel Baturetno Tertangkap

0 203
Dua tersangka (tengah) diapit Kapolsek Subroto (kanan) dan Kanitreskrim Musta’in (kiri)
Dua tersangka (tengah) diapit Kapolsek Subroto (kanan) dan Kanitreskrim Musta’in (kiri)

INFOWONOGIRI.COM-BATURETNO-Dua orang penjudi toto gelap (togel) di wilayah hokum Polsek Baturetno tertangkap. Adalah Wiyono (60) warga Dusun Duwet Lor, Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno dan Sutardi (48) warga Dusun Patuk Kidul, Desa/Kecamatan Baturetno.

Kedua penjudi itu ditangkap anggota Polsek Baturetno, kemarin. Kapolres Wonogiri AKBP RR. Rumondor SIK melalui Kapolsek Baturetno AKP Subroto SH mengemukakan, kedua penjudi itu tertangkap tangan pada Senin (02/01) petang kemarin.

 

“Wiyono itu tertangkap tangan, di lapangan, ketika sedang menjual kupon togel. Pengintian dilakukan selama sebulan lebih. Sedangkan Sutardi tertangkap hasil pengembangan dari Wiyono. Dia sebagai pengepul,” ,” kata AKP Subroto, Selasa (03/01) sore.

Dari keterangan Wiyono, mengaku menjual togel kurang lebih selama dua bulan. Wiyono mengaku mendapat upah 20% dari hasil penjualan togel. Selain biasa menjajakan judi togel, dia juga sering berjudi capjikia. Judi kedua itu sudah dijalani selama kurang lebih tiga minggu.

Hasil dari judi capjikia, dia mendapatkan upah 10% dari hasil dia berjualan. Sementara keterangan Sutardi mengaku melakukan perjudian Capjikia kurang lebih sebulan. Sebelumnya bekerja sebagai makelar jual beli sepeda motor.

“Kerja kayak gini, upahnya 10% dari hasil penjualan Capjikia,” tutur Sutardi ditirukan Kanitreskrim Polsek Baturetno Musta’in. Dijelsakan, aktifitas penjualan kupon togel dilakukan setiap hari. Kecuali hari Selasa dan Jumat.

Sementara, penjualan judi Capjikia diundi setiap hari, dilaksanakan setiap dua jam sekali. Khusus hari Jumat libur. Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti dua HP Nokia, alat tulis, uang taruhan Rp.3.333.000, sepeda motor Supra X AD 4568 TI, keplek penjualan togel.

Barang bukti dari Wiyono polisi adalah HP Nokia 1280 type RM min 647 nomor 082242917676 yang digunakan transaksi dan uang tunai Rp.165.000. “Pelaku sudah ditahan di tahanan Polres Wonogiri,” pungkasnya. Tersangka dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (baguss)

error: Content is protected !!