Keluarga Putuskan Korban Pembunuhan Tidak Diotopsi

0 155
musyawarah keluarga dan perangkat desa disaksikan polisi
musyawarah keluarga dan perangkat desa disaksikan polisi

INFOWONOGIRI.COM-SIDOHARJO-Miyem (80 th) korban pembunuhan oleh anak kandungnya tidak diotopsi. Keputusan diambil setelah keluarga menggelar musyawarah disaksikan perangkat desa dan pihak kepolisian.

Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor SIK melalui Kasatreskrim AKP Eko Marudin SH menyatakan, sedianya korban akan dioutopsi namun keluarganya kebaratan. Hasil musyawarah keluarga bersama perangkat Desa dan Togatomas bersama Muspika Kecamatan Sidoharjo, bahwa pihak keluarga Ihklas menerima kejadian itu sebagai musibah. Keluarganya telah membuat surat pernyataan bermaterai atas kematian korban.

Berdasarkan pemeriksaan medis dr Rukmi Budi, korban meninggal karena mengalami luka tusuk di 8 tempat. Di muka, leher, dada dan di bawah pinggang.

Saksi-saksi dalam kasus tersebut adalah Nasiyem (55), Erna ITA Purwanti (26th) alamat sekampung dengan korban dan pelaku.

Kemarin jenasah telah dikebumikan. Sedangkan pelaku Saridi (50th) warga Selorejo RT 01 RW 02 Desa Jatinom, Sidoharjo Wonogiri, dilayar ke rumah sakit jiwa di Solo.

Pelaku merupakan ibu dan anak dan cuma tinggal berdua di rumah, pelaku mengalami ganguan jiwa sejak tahun 1986. Namun keluarga belum pernah dibawa berobat ke RSU Jiwa. Pelaku pernah dipasung oleh keluarga selama 2 Minggu pada tahun 1987 lampau. (baguss)

error: Content is protected !!