Kata Psikolog Soal Kenakalan Siswa SDN Tekaran I

0 153
Ririn Riyadiningsih selaku petugas P2TP2A Kabupaten Wonogiri
Ririn Riyadiningsih selaku petugas P2TP2A Kabupaten Wonogiri

INFOWONOGIRI.COM-SELOGIRI-Kenakalan salah satu siswa kelas V SDN Tekaran I dinilai sebagai kenakalan biasa. Bukan kenakalan luar biasa.

Itu dikemukakan Ririn Riyadiningsih selaku petugas P2TP2A Kabupaten Wonogiri dan Sri Sundarini selaku psikolog. “Ada pelaporan di SDN Tekaran I siswa perilakunya agresif. Banyak keluhan dari murid dan wali murid,” kata Ririn.

Namun wanita berkaca mata ini, kenakalan si A, tergolong masih sebatas kenakalan anak di sekolah. Yaitu sering berbicara keras, kasar, main ancam, dan kontak fisik, namun tidak sampai menyakiti atau melukai temannya.

Setelah di pelajari, ternyata si A karena berada dalam lingkungan keluarga yang broken (rusak). Ibunya bercerai, kakeknya yang ditokohkan telah meninggal. Itu terjadi secara beruntun. “Sehingga anak itu kehilangan figur dan kasih sayang ayah dan kakeknya,”

Sementara teman sekelasnya telah memberikan lebel si A sebagai anak nakal, jahat, usil dan pengganggu. Orang tua anak-anak lain juga sudah memberikan frame si A memang anak nakal. Sehingga stempel si-A adalah anak nakal dan jahat sekolah.

“Anak-anak lain sepertinya juga sudah didoktrin orang tuanya, kalau si A, seperti ini, seperti itu, maka jangan berteman dengan dia,”

Kondisi itu, menurut Sri Sundarini selaku psikolog, menilai tidak menyelesaikan masalah. Solusinya, menyembuhkan kenakalan si-A. Juga harus mengkondisikan teman sekelasnya dan wali kelas agar mempunyai wawasan bahwa cara mendidik anak yang baik dan bermartabat, baik di sekolah maupun di rumah. (baguss)

error: Content is protected !!