Harga Singkong Terendah Dalam 10 Tahun Terakhir

0 176
dari kiri Sekretaris Komisi B Jateng Mesy Widiastuti Wakil Ketua Komisi B RM. Yudhi Sanjoyo Jateng, Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa, asisten Sekda Bambang Haryadi
dari kiri Sekretaris Komisi B Jateng Mesy Widiastuti Wakil Ketua Komisi B RM. Yudhi Sanjoyo Jateng, Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa, asisten Sekda Bambang Haryadi

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Petani boleh berbangga. Produksi singkong di Wonogiri menempati urutan tertinggi se Jawa Tengah. Kota gaplek mampu memproduksi ubi kayu mencapai 1,1 juta ton setahun.

“Produksi ubi kayu kita tertinggi se Jateng, 1,1 Juta ton setahun,” kata Purwadi Kabid Ekonomi Bappeda Kabupaten Wonogiri.

Namun sayangnya, nilai ekonomis singkong sangat rendah. Bahkan tahun ini mencapai harga terendah dari 10 tahun terakhir. “Harganya di kisaran Rp.500 per kilogram. Itu beberapa waktu lalu. Terbaru Rp.460 perkilogram,” kata Purwadi mendampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Bambang Haryadi Kamis (17/11) di gedung Kahyangan.

img-20161117-wa0068
Saking rendahnya nilai jual ubi kayu, para petani malas memanen. Petani memilih membiarkan singkong di tegalan. Penyebab rendahnya ubi kayu karena sistem tata niaga Wonogiri. Meski banyak pabrik, tetapi petani tidak bisa menjual langsun ke pabrik. Tetapi petani menjual hasil panennya ke tengkulak. “Ini perkiraan sementara,” kata Purwadi di hadapan anggota Komisi B DPRD Provinsi Jateng dan Dinas terkait.

Komisi B ke Wonogiri dipimpin Ketua rombongan RM Yudhi Sanjoyo, sekretaris komisi Mesy Widiastuti, anggota Romli Mubarok, Tugiyono, Helmi, Rully Sri, Diah Kartika, Hartinah dan Dinas Perindustrian Jateng dan Penanaman Modal Jateng.

Hadir terkait Raperda Tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Jateng 2017-2035 yang akan segera dibahas. (baguss)

error: Content is protected !!