Mantan Tukang Rongsok Nanggap Wayang & Campursari

0 199
 Pentas wayang kulit di rumah Sukamto di Prampelan, Sendang Wonogiri
Pentas wayang kulit di rumah Sukamto di Prampelan, Sendang Wonogiri

INFOWONOGIRI-KOTA-Warga Dusun Prampelan Desa Sendang Kecamatan Wonogiri mendapatkan hiburan gratis, dua hari berturut-turut.

Pada hari pertama, Rabu (7/9) lalu dipentaskan musik campursari grup Ratu Tawon. Pada hari kedua Kamis (8/9) digelar hiburan wayang kulit dengan lakon Kiprahing Satrio Pramudya. Dibawakan Ki Dhalang Sigit Mursito dari Wonogiri, sinden swarawati dari Malang, Trengalek, Solo, dan Wonogiri.

Panggung hiburan digelar di halaman rumah Sukamto-Sri Mulyani di RT 03 RW 05.

Alamat tersebut terbilang di pucuk gunung, posisinya di sekitar bukit landasan pacu Ganthole/Paralayang.
Ribuan tamu datang silih berganti. Terlihat pengusaha, pejabat dan wakil rakyat, pejabat TNI, Polri, Jaksa hadir di kursi tamu.

Sukamto (tengah baju abu-abu) bersama toga tomas dan wakil rakyat
Sukamto (tengah baju abu-abu) bersama toga tomas dan wakil rakyat

Sukamto – Sri Mulyani mengundang kerabat dan saudarnya dalam rangka tasyakuran sunatan anaknya, Giri Pramudya.

Saat limbukan, Sigit Mursito menceritakan Sukamto adalah anggota masyarakat biasa. Takbeda dengan rakyat lainnya. Riwayat perjalan hidupnya, cukup panjang. Ketika remaja pernah menjadi tukang beling (rongsok), menjadi supir angkot, supir taksi, pedagang kayu sampai kini menjadi pengusaha mebeller.

Selain itu Sukamto dekat dengan pejabat lembaga kontrol dan penegak hukum. Polri, Jaksa dan lembaga pertahanan TNI. Yang bersangkutan adalah aktifis lembaga swadaya masyarakat (LSM). (baguss)