Warga Hakimi Pemuda Yang Dicurigai Maling Gabah

0 445

terduga pencuri
INFOWONOGIRI.COM-JATISRONO- Hari Jumat seharusnya menjadi hari pernuh berkah. Tapi justru menjadi hari apes bagi pemuda asal Desa Guno Kecamtan Jatisrono. Pemuda ini mukanya babak belur akibat dihakimi masa.Peristiwa itu terjadi di Desa Ngerompak Jatisrono, Jumat (3/6/16).

Pemuda berpenampilan laiknya anak punk dengan cukuran kanan kiri tipis dengan jambul di kepalanya itu akhirnya diamankan Polsek Jatisrono seusai dihakimi masa. Dia mencoba melarikan diri saat diintrogasi terkait maraknya pencurian gabah di Desa Ngerompak, Desa Puteran, Semen dan sekitarnya.

Informasi dari warga sekitar menjelaskan bahwa pemuda itu sangat meresahkan daerahnya pasalnya sebulan terakir sering terjadi pencurian gabah dan hasil bumi lainya. Diduga pemuda itulah pelakunya.

Pemilik gabah
Salah satu korban pencurian Gabah, Marijo (48th) warga Dusun Ngrompak RT 04 RW 02 Desa Ngrompak Kecamatan Jatisrono, menjelaskan, selama kurang lebih sebulan terakir di daerahnya sering terjadi pencurian. 13 sak gabah dan jagung miliknya hilang. Korban pencurian lain Polo Paimin warga Semen, Marso warga Puteran juga dicuri. Terakir milik Patah warga Pengkol. Warga sudah menjaganya tiap malam. Kemudian salah satu warga sempat mengetahui gabahnya diambil oleh pemuda itu namun pemilik gabah tidak mampu mengejarnya.

Pemuda itu datang lagi, di bengkel Desa Semen. Dari ciri ciri yang diketahui, tokoh pemuda Ngerompak mengajak kerumah Marijo.

Saat ditanyai pemuda itu mengakui, namun kemudian melarikan diri. Terjadilah aksi kejar-kejaran. Pemuda itu tertangkap di sungai. Masa kemudian menghakiminya. Polisi datang mengamankan pemudan itu.

Marijo menambahkan sebenarnya warga tidak berniat menghakimi. Karena melarikan diri, warga marah dan menghakiminya. Warga hanya ingin pengakuan dan menjual gabah hasil curiannya. ( N 420 )

error: Content is protected !!