Terdakwa Penggelapan Dana BMT Ini Dutuduh Rugikan Rp.726 Juta Lebih

0 383
Bekti Dwi Wahyuningsih
Bekti Dwi Wahyuningsih

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Satu lagi pegawai Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Baitul Mal Watamwil (BMT) Al Furqon Giritontro Wonogiri disidang di Pengadilan Negeri Wonogiri.

Adalah Bekti Dwi Wahyuningsih (41) alamat Giritontro Lor RT 02 RW 02 Kecamatan Giritontro Wonogiri. Sidang digelar Rabu (20/4/16) lalu. Dipimpin oleh Ketua Majlis Marlius. Hadir jaksa penuntut umum Harinto Wijoyo. Sedangkan terdakwa hadir tampa pengacara.

Bekti dituduh merugikan uang nasabah KJKS BMT Al Furqon total Rp.726.967.500. Ketika menjabat sebagai manajer KJKS BMT Al Furqon, sekira tahun 2007-2010.

Dia didakwa melanggar pasal 374 subsidair 372 KUHP tentang penggelapan dana nasabah.

Agenda sidang pemeriksaan saksi saksi. Antara lain Drs Marjono, Suyanta, Aris Prasetyo, Aris Suryani Listyo, Sih Haryanto.

Kasus itu terungkap, setelah muncul keluhan dari nasabah atas nama Marjono dan nasabah lain, di mana saat akan mengambil tabungan, tidak bisa dicairkan/dilayani. Alasan pengelola sedang tidak ada dana. Kejadian itu dialami nasabah lain sampai menjelang lebaran tahun 2010.

Dalam sidang terungkap kerugian KJKS BMT Al Furqon mencapai Rp.2,4 Milyar. Hasil rapat pengurus yang dihadiri lembaga audit independen, pengurus asosiasi BMT se Kab. Wonogiri dan Dinas Perindagkop dan UMKM Kab. Wonogiri pengelola dan pengurus wajib bertangungjawab atas kerugian nasabah/lembaga. Sidang akan terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi penting. Antara lain korban, pengelola/pengurus, saksi ahli dan pejabat Disperindagkop dan UMKM. (B5)

error: Content is protected !!