Kesaksian Peserta UNBK SMKN 1 Kelautan Giritontro

0 208
kegiatan pelaksanaan UNBK di Giritontro (Kasubag TU).
kegiatan pelaksanaan UNBK di Giritontro (Kasubag TU).

INFOWONOGIRI.COM-GIRITONTRO-Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan ujian manual (Paper Test) tingkat SMA/SMK/MA telah berakhir Kamis (7/4). Di Kabupaten Wonogiri husus UNBK hanya dilaksanakan di 10 lembaga pendidikan. Satu di antaranya adalah SMKN 1 Kelautan Giritontro.

Seperti apa pelaksanaan UNBK di sekolah berada di tepi Jalur Lintas Selatan-selatan (JLS) ini ?. Nanda Rizky Putra Riyadi dan Imam Abdul siswa kelas 12 Prodi Nautikal (Kelautan/Pelayaran) menyatakan lebih senang UNBK dari pada tertulis. “Saya lebih senang UNBK dari pada ujian tertulis,” kata siswa asal Pacitan Jatim ini.

Menurutnya UNBK lebih mudah, praktis, dan lebih mengarahkan kemandirian dan kejujuran siswa dalam mengerjaksan soal-soal. Hanya saja, peserta UNBK tidak bisa memilih mengerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu. Itu bedanya dengan ujian jadul (jaman dulu). “Ujian manual kan bisa pilih pilih soal,” akunya.

Selain itu, untuk ujian listening bahasa inggris, 1 speker digunakan untuk 1 siswa. Sedangkan ujian manual 1 speker untuk berjamaah. Pun cara mengerjakan UNBK terbilang praktis. Di dalam ruang lab tersedia satu komputer untuk satu siswa dan komputer cadangan. Posisi komputer sudah on.

Jangan lupa isi absensi manual. Isi kolom user name, password yang disiapkan. Setiap hari pasword berganti. Soal ujian 40 sampai 50 pertanyaan, tergantung mapel. Waktu 2 jam. Soal ujian berbeda-beda. Pelajari sandi komputer. Warna biru (sedang dikerjakan) hitam (sudah dikerjakan) kuning (ragu-ragu).

Sementara itu Wakasek Kurikulum melaporkan, secara umum, pelaksanaan UNBK di sekolahnya terbilang lancar tanpa ada kendala sedikitpun. Sebab perangkat teknologi informatika (TI) telah disiapkan sejak lama. Koneksi internet dengan komputer tidak ada kendala.

Setiap ruang disiapkan seorang petugas proktor, seorang pengawas dan dua teknisi. Tugasnya menjaga sistem UNBK berjalan baik. Dan disediakan dua lab cadangan yang tersedia 10 unit komputer berjaringan internet. “Laporan apapun ke kabupaten selalu duluan. Karena sudah online sejak dulu,” akunya. (baguss)

error: Content is protected !!