Jangan Hanya Rakyat, Tentara Juga Harus Tes Urine

0 86

PicsArt_04-05-09.30.44

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Penyakit masyarakat (pekat) tidak hanya ada dikalangan rakyat. Pejabat dan wakil rakyat sudah terkena pekat. Tidak “kalah ngeri”. Buktinya narkotika dan obat/bahanberbahaya (Narkoba) dan Napza (Narkotika, psikotropika dan zat adiktif) banyak beredar wakil rakyat pejabat, artis, TNI dan Polri.

Sudah banyak TNI dan Polri juga sudah banyak yang terbukti (mengkonsumsi) (memakai). Misalnya minuman beralkohol (miras), narkotika, ganja, ekstasi, sabu-sabu, pil koplo, dan obat-obat terlarang. Tetapi semakin ke sini nih, kok terus semakin banyak yang terkena (terlibat) dalam permasalahan madat dan mabuk-mabukan?

Dalam rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba (P4GN), Senin (4/4) dilaksanakan tes urine terhadap 300 anggota TNI dan PNS jajaran Kodim 0728/Wonogiri  di Aula Kodim 0728/Wonogiri. Tes urine dilakukan oleh tim dokter RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Hadir Komandan Kodim-0728/Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriadi, Pastaf, Komandan Koramil, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Kodim 0728/Wonogiri, dr. Romy Movtizal, S.Pkj. M.Kes dari RSUD dr Sudiran Mangun Sumaarso (SMS) Wonogiri beserta anggota, Tim dari Denkesyah 04.04.04/Ska Kapten Inf Sriyanto beserta anggota.

“Ini perintah jelas dari Panglima TNI dan Kasad. Narkoba adalah musuh negara. Karena itu anggota TNI dilarang keras menjadi pengedar, penyalur dan pengguna narkoba. Apabila ditemukan anggota menjadi salah satu diantara larangan itu akan diproses hukum. Apabila terbukti akan diproses pemecatan,” kata Dandim.

Sementara dr Heri Triyono mengemukakan, salah satu penyebab kerusakan moral, mental dan fisik adalah narkoba. Karena itu narkoba harus diberantas total. Pada kesempatan tersebut tim memberikan wawasan cara mengatasi ketergantungan narkoba. Siskulasi narkoba dilakukan oleh bandar, pengedar dan pengguna.

Efek samping narkoba sangat kuat. Pengguna paling berat akibatnya. Karena pengguna paling aktif mengkonsumsi narkoba. Akhirnya menjadi pecandu.Pecandu menjadi malas, emosional, sering berhalusinasi, berkhayal. Faktor penyebab menjadi pemakai narkoba, karena pengaruh teman, lingkungan, dan individu dan ekonomi.

Dampak perubahan fisik yaitu padajantung, darah, paru dan nyawa (kematian).

Dampak psikologis seseorang menjadi depresi dan ketergantungan. Dari aspek social ekonomi akan mengakibatkan kerusakan ekonomi. Narkoba mempunyai route peredaran di seluruh dunia.

Sasaran peredaran cenderung dilakukan di negara-negara berkembang. Sasararanya generasi muda, bahkan anak anak. “Peran orangtua, masyarakat dan pemerintah diharapkan turut aktif memberantas narkoba. Narkoba musuh agama dan musuh negara,” tandas dr. Romy Movtizal, S.Pkj. M.Kes.

Jenis-jenis narkoba antara lain (mariyuana, opium, sabu-sabu, ganka, amfetamin, benzodiazepine dan masih banyak lainnya. (Baguss)

error: Content is protected !!