Inilah Korban Penggelapan Uang Anggota BMT KJKS Al Furqon

0 195
Marjono Korban KJKS BMT Al Furqon
Marjono Korban KJKS BMT Al Furqon

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Sidang kasus penggelapan uang nasabah oleh pengelola Koperasi Jasa Keuangan Sariah (KJKS) BMT Al Furqon Giritontro terbergulir.

Rabu (20/4/16) kembali digelar. Agendanya pemeriksaan saksi saksi. Ada 9 orang saksi yang diundang. Namun baru 5 orang saksi yang hadir.

Adalah Drs Marjono, Suyanta, Aris Prasetyo, Aris Suryani Listyo, Sih Haryanto. Dua belas saksi lain tidak hadir yaitu Ahmad Zaini, Ir Sugianto, Dwi Harjanto, Lusiawati, Warsimin, Harbiratin, Bekti Dwi Wahyuningsih, Sakir SE, Drs Samsul Djaelani SE, Awaludin Wicaksono SE, Drs. Rahmad Wahyudi AKt. CPa.

Hadir terdakwa Wiharjanti (40) pengelola Pemasaran Bidang Permodalan Kantor Kas Paranggupito KJKS BMT Al Furqon.

Sidang dipimpin Hakim Bunga Lilly dengan anggota Aliya YS, Ratih KW. Hadir pula jaksa penuntut umum (JPU) Hardoyo Pujo Pranoto.

Wiharjanti, terdakwa kasus penggelapan dana nasabah BMT KJKS Al Furqon Giritontro
Wiharjanti, terdakwa kasus penggelapan dana nasabah BMT KJKS Al Furqon Giritontro

Dalam kesaksiannya. Intinya Marjono benar sebagai nasabah KJKS BMT Al Furqon Kecamatan Giritontro. Dia menabung di KJKs BMT Al Furqon sekira Rp.65 juta. Suatu waktu dia akan melakukan penarikan, namun tidak bisa.

Alasanya kator kas sedang tidak ada uang. Sampai akhirnya terdengar kabar gonjang-ganjing keberadaan KJKS BMT Al Furqon Giritontro. Sampai akhirnya dia mengikuti rapat pengurus dan pengelola yang juga dihadiri pengurus Asosiasi BMT se Kabupaten Wonogiri dan perwakilan Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Wonogiri.

Namun tidak ada realisasi. Sampai akhirnya kasus ini dilaporkan ke pihak berwajib. Asal tahu, Wiharjanti didakwa melakukan tindak pidana pasal 374 Subsidair 372 KUHP tentang penggelapan dana nasabah.Dilakukan sejak sekira 2009. Terdakwa dituduh menguasai uang Rp.187.852.182 yang seluruhnya atau sebagian milik nasabah/BMT KJKS Al Furqon. (B5)

error: Content is protected !!