Takmudah Melepaskan Tanah Negara Ke Siapapun

0 69
Di berita ada kan, staf humas (dari kiri) Ari Budiharjo, Supriyanta (Plh Kepegawaian dan Umum), Mujiono Kepala TU BBWS Surakarta
staf humas (dari kiri) Ari Budiharjo, Supriyanta (Plh Kepegawaian dan Umum), Mujiono Kepala TU BBWS Surakarta

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Kepala TU Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Mujiono, didampingi Suprianta dan staf Humas Ari Budiharjo, menyatakan bahwa tanah pemerintah tidak mudah dengan serta merta dilepaskan asetnya kepada instansi pemerintah, swasta, atau kepada perorangan.

Kalaupun aset negara itu bisa berpindah kepada lembaga lain maka prosesnya juga panjang dan tidak mudah. Akan melalui beberapa tahap dan kajian mendalam. Ada aturan, sewa atau kontrak, peruntukannya, berdampak terhadap lingkungan atau tidak, limbah pabriknya akan dibuang kemana?. “Itu (pemerataan dan pengurukan tanah) secara aturan melanggar, kita akan segera croscek ke sana,” kata Supriyanta.

Menurut Supriyanta, pernah ada seseorang yang datang ke BBWS, dia menyampaikan secara lisan akan mengiris tanah milik negara. Arahnya, kedepan nantinya jug akan mengambil air dari S Bengawan Solo. Namun semua baru secara lisan dan belum serius.

Pelaksana PT Sarana Bangun Perkasa Nur Cholis sudah pernah dikonfirmasi. Dia keberatan memberikan keterangan. Alasannya dia hanya ditugasi untuk mengerjakan proyek pemerataan dan pengurukan di lokasi rencana pabrik.

Sementara itu, terpisah Penjabat Bupati Wonogiri Sarwa Pramana keberatan diwawancarai soal itu. “Saya no coment. Nanti saja,” begitu katanya, Selasa (12/1) di pendopo Kecamatan Jatiroto. (baguss)

error: Content is protected !!