60.000 M2 Sabuk Hijau Beralihfungsi Menjadi Kapling Perumahan

0 163

LAHAN BERALIH FUNGSIINFOWONOGIRI.COM-KOTA-Selain terjadi alihfungsi lahan sabuk hijau (green belt) tanah milik negara di Dusun Timan, Desa Wonokerto secara illegal, ternyata juga terjadi alih fungsi sabuk hijau di Dusun Petir Kelurahan Wuryorejo  Kecamatan/Kabupeten Wonogiri.

Jika di Dusun Timang, Desa Wonokerto terjadi dugaan pencurian sabuk hijau oleh oknum perusahaan “hanya” berkisar 1000 M2, di wilayah Kelurahan Wuryorejo alih fungsi lahan negara lebih luas lagi. Tidak tanggung-tanggung, mencapai lebih dari 60.000 M2.

Alih fungsi tanah milik negara tersebut terjadi sejak awal tahun 2015 silam. Lahan itu telah dikapling menjadi puluhan blok.

Per-kapling berukuran 150M2. Sedikitnya ada sekitar 400 kapling. 150m2 x 400 kapling sama dengan 6000 M2. Belum termasuk fasilitas jalan. Posisi lahan sabuk hijau itu berada di sisi selatan Pintu masuk Gapura kawasan Bendungan Serbaguna Wonogiri, kurang lebih 1Km dari Jl Raya Wonogiri- Wuryantoro, atau 500M dari Gedung Mapolres Wonogiri.

blok

Sangat strategis. Berdekatan dengan  dengan Kantor Perum Jasa Tirta II. D tepi Jalur Linkar Kota (JLK) yang menghubungkan Desa Bulusulur Wonogiri Kota dengan Wuryorejo sampai ke Terminal Induk Krisak Selogiri dan melintasi jalur/lintas Wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. View-nya bagus di bawah kawasan Gunung Seribu Gunung Gandul dengan pemandangan WGM dan Sungai Bengawan Solo. Sarana jalan memadai dan lebar sekira 10M tembus Jl Raya Wonogiri- Wuryantoro dengan JLK.

Diduga dilakukan oleh oknum Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan atau oleh oknum lembaga di bawah Kantor Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

Indikasinya, di sana terdapat tulisan Koperpu pada tiang patok beton dan paralon bercor. Koperpu adalah sebuah nama lembaga Koperasi.

Kepala TU Kantor BBWS Bengawan Solo Mujiono didampingi Kepala TU yang merangkap Plh (pelaksana harian) Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Suprianta dan Staf Humas Ari Budiharjo menyatakan bahwa Koperpu adalah lembaga koperasi di bawah kantor BBWS. Anggotanya terdiri dari para pensiunan pegawai Kementrian PUPR Sumber Daya Air (SDA) dan BBWS Bengawan Solo.

Akan tetapi, yang bersangkutan keberatan memberikan keterangan. Alasanya karena kantor Koperpu lembaga yang terpisahkan dari Kementrian PUPR, SDA dan BBWS Bengawan Solo.

Terpisah Ketua Koperpu Tri Wahono sudah beberapa kali dikonfirmasi. Dia berjanji suatu saat akan memberikan keteranganya. Stafnya, juga no coment. (baguss)

error: Content is protected !!