Sidang Kasus UU KIP Digelar

0 91

IMG-20151215-WA0015

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Sidang perdana gugatan perdata dugaan pelanggaran KPUD Wonogiri terhadap UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) digelar Selasa (15/12) di Kantor Pengadilan Negeri Wonogiri.

Kasus gugatan tentang KIP baru kali pertama digelar di Wonogiri. Hadir sebagai pengugat Hariyono alias Heri Bader warga Desa Bulusulur Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.

Mantan pegawai negeri sipil (PNS) Dishubkominfo Kabupaten ini naik ke “ring persidangan” sendirian tampa didampingi pengacara.

Hariyono alias Heri Bader melambaikan tangan pasca pembacaan penundaan sidang perdana kasus UU
Hariyono alias Heri Bader melambaikan tangan pasca pembacaan penundaan sidang perdana kasus UU

Sedangkan tergugat satu (I), yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri mewakilkan kepada lima pengacara negara untuk melawan Heri Bader. Namun dari kelima pengacara negeri itu hanya hadir dua orang yaitu Djonni Samsuri dan Anas Rustamaji mewakili Ketua Tim Dwi Setyo Budi Utomo yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri.

Sementara anggota komisioner hanya berada di luar ring, yakni Ketua KPU Mat Nawer, anggota Bambang Tetuko, Suyono, Joko Wuryanto, dan Agoes Wibowo.

Sidang dipimpin oleh Marliyus MS didampingi Ni Kadek Ayu dan Silfiyanti Zulvia. Asal tahu, Hariono menggugat KPU karena merasa sebagai calon pemilih Pilkada 9 Desember lalu, tidak bisa mendapatkan data dan informasi lengkap terkait riwayat hidup dua Paslon Bupati Wakil Bupati Wonogiri, yaitu Hamid Noor Yasin – Wawan Setya Nugraha, Joko Sutopo – Edi Santosa.

Ketika meminta data-data yang dibutuhkan ke KPU, Ketua dan anggota KPU mengarahkan agar membuka Web Portal KPUD Wonogiri. Atas dasar tersebut, Heri Bader menggugat KPU sejak pertengahan November lalu. Karena alasan tertentu, sidang gugatan baru dapat digelar kemarin.

Sidang pembuka kemarin hanya membacakan data penggugat dan tergugat, serta mengabsen kedua pihak. Pihak tergugat dua yaitu KPU Provinsi Jawa Tengah tidak hadir. Atas alasan itu, sidang ditunda tahun depan, 14 Januari 2016 mendatang.

“Sidang gugatan perdata tetang KIP ditunda 14 Januari, tahun depan karena tergugat 2 KPU Propinsi tidak hadir,” kata Marliyus. (nano-baguss)

error: Content is protected !!