Menuju Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

0 93

IMG-20151224-WA0070

INFOWONOGIRI.COM-SLOGOHIMO- Dalam rangka membangun ukuwah islamiyah dan menjalin tali silaturokhim antar santriwan santriwati di seluruh lndonesia kususnya di wilayah kecamatan Slogohimo sesuai program Nasional lndonesia Mendonggeng 3 yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik se indonesia pada 25 Desember 2015.

Maduha (majelis duha), forsimus (forum silaturohim muslimat) dan Batko ( badan koordinasi) TPQ se kecamatan Slogohimo mengelar acara di RM Laras Desa Soco, Jalan raya Slogohimo Purwantoro, Kamis 24/12.

Acara begitu meriah, dihadiri sekitar 700 an santriwan santriwati dari 21 TPA dan TPQ sekecamatan Slogohimo serta dari Jatipurno dan Ngadirojo yang memenuhi ruangan gedung pertemuan RM Laras dengan semangat mengikuti jalanya acara.

Dengan tema “Santri TPQ peduli, tangguh dan beraklak mulia” para santriwan santriwati diajak untuk saling peduli sesama muslim dan beraklah mulia dengan mendengar dongeng dengan kisah peristiwa lahirya Nabi Muhammad saw yang di ceritakan oleh Kak Didik Rahmadi dari LKG TPQ Soloraya.

Sementara itu ketua panitia Ust Slamet menjelasakan bawasanya kegiatan ini merupakan Program Nasional Indonesia Mendonggeng yang serentak di laksanakan di seluruh Indoneaia, di Slogohimo salah satunya yang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan dari 43 titik se Indonesia pada jumat 25/12 , namun karena berbagi pertimbangan akirnya diajukan hari Kamis ini.

“Tujuannya untuk menjalin tali silaturokhim antar santriwan dan santriwati, mengajak anak anak untuk lebih semangat dalam taulabul ilmi, dan mendidik anak anak biar sadar atas kwajiban seorang muslim untuk saling membantu dan beramal soleh dengan bersodakoh, serta Pengalangan dana peduli TPQ pedalaman” ujarnya.

Mengumpulkan infak sodakoh dari para santriwan santriwati untuk disalurkan membantu TPQ di pedalaman. Dalam pengalangan dana dapat terkumpul sumbangan dari para santriwan santriwati sejumlah Rp 1.616.000,- ” uang ini akan kita salurkan ke TPQ di pedalaman seperti di daerah Pedalaman Papua” pungkasnya kepada wartawan. ( N 420 )

error: Content is protected !!