Urusan Pilkada Fatayat Tidak Harus Ma’mum Tokoh NU

0 79
Sri Wahyuni
Sri Wahyuni

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Lembaga organisasi wanita (muslimah) Fatayat di bawah organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Wonogiri mengambil sikap netral pada tahapan Pilkada Serentak Kabupaten Wonogiri.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Fatayat NU Kabupaten Wonogiri Sri Wahyuni, Jumat (13/11) di sela sela acara Seminar dan Temu Tokoh Agama/Masyarakat di RMJ Wonogiri.

“Fatayat mengambil sikap netral. Saya PNS otomatis saya netral. Suami saya juga netral. Kebetulan suami saya guru di MTs Jatisrono. Kalau NU digandeng PDI-P. Tapi saya tidak mengajak-ajak atau mendorong anggota Fatayat untuk mendukung salah satu calon Bupati. Saya sarankan Fatayat agar netral,” kata istri Jaelani, yang juga nahdliyin ini.

Menurutnya, Pilkada hanya kepentingan sesaat. Jika saat ini, tidak netral atau sikapnya cenderung kepada salah satu Paslon Bupati maka efek moralnya tidak baik pasca Pilkada.

Namun, bagi Sri Wahyuni, ketika faktanya tokoh NU cenderung bahkan berani terang-terangan mengambil sikap politik mendukung Paslon Bupati tertentu, ma hal itu biar ditanggung sendiri dosa dan sanksi moralnya.

“Kalau dia berani bertanggungjawab tidak masalah. Kalau tokoh NU ada yang menjadi timses salah satu Calon Bupatu, Fatayat tidak harus makmum,” pungkasnya. (baguss)

error: Content is protected !!