Kades Desak Menteri Keuangan Cairkan Dana Desa

0 89
 IMG-20151112-WA0038
INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Tiga Kepala Desa di Kecamatan Wonogiri mendesak Pemerintah Pusat melalui Menteri Keuangan RI Bambang PS Brojonegoro agar segera mencairkan Dana Desa yang telah menjadi ketetapan peraturan pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Wonoharjo Wonogiri Y. Parmin alias Mbah Dewor didampingi Kades Wonokerto Suyanto, dan Kades Manjung Wahyono Jangkung, Kamis (12/11) di aula PT Nagabhuana Aneka Piranti 4 Wonogiri.
“Sesuai amanat UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, kami memohon bapak menteri keuangan segera merealisasikan. Dana desa tersebut sangat dibutuhkan. Sebagian dana desa yang telah turun pada tahap pertama dan kedua sangat bermanfaat bagi pembangunan desa,” kata mbah Dewor.
Sedangkan Suyanto menyampaikan bawha pihaknya bersama anggota kelompok industri rumahan (home industri) pernah melakukan study banding ke Kabupaten Wonosobo. Hasil menimba ilmu, kini di rumah Suyanto telah berjalan industri rumahan. Yaitu mengolah kayu limbah pabrik yang dijual ekspor.
Industri rumahan tersebut bermanfaat bagi tenaga kerja produktif. Sehingga dapat mengurangi pengangguran dan urbanisasi. “Penangguran di wilayah kami sedikit. Prosentasinya tinggal 0,01 %. Limbah ini dari pabrik, kita olah lagi lalu kita jual kembali ke PT Naga Bhuana Aneka Piranti 4 ini untuk diekspor,” kata Suyanto.
Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan memastikan Dana Desa akan segera dikucurkan 100 persen untuk 74.700 Desa se Indonesia, Desember mendatang. Total dana yang akan dicairkan adalah Rp.27 Triliun. Tahap pertama dan kedua telah dicairkan, denga kisaran 250 juta perdesa.
Sedangkan tahun 2016 mendatang telah merencanakan alokasi dana desa Rp.47 Triliun, atau naik 26,2 % dibandingkan anggaran tahun 2015 ini, yaitu Rp.20,8 Triliun. Maka, diperkirakan rata rata setiap Desa akan mendapatkan alokasi dana Rp.628,5 Juta.
Menteri Keuangan berpesan, agar penggunaan dana desa benar benar untuk kepentingan pembangunan desa sesuai kebutuhan desa masing masing. Seperti padat karya, jalan, irigasi, jembatan. Bahan baku dan tenaga kerja dipastikan dari lokal desa setempat, bukan dari kontraktor atau pihak ketiga. (baguss)
error: Content is protected !!