HUT WGM Wonogiri, Pakari Akan Serahkan Petisi ke Presiden Jokowi

0 177

IMG_20151114_220428
INFOWONOGIRI.COM-NGUNTORONADI-Bertempat di lapangan mBetal Kecamatan Nguntoronadi, Sabtu (14/11) diperingati 34 Tahun Waduk Gajah Mungkur, dengan pentas wayang kulit. Lakon Bimo Suci, dibawakan oleh enam dalang. Ki Widodo Wilis, Ki Jedhor Sularno, Ki Sigit Mursito, Ki Eko Sunarso, Ki Pujoino, Ki Joko Asmoro, Ki Agus Winarso.

Peringatan ulang tahun Waduk Gajah Mungkur bertujuan untuk mengenang jiwa kepahlawanan warga genangan yang meninggalkan tanah kelahirannya dan bertransmigrasi. Acara diselenggarakan oleh Paguyuban Keluarga Wonogiri. Mengusung tema Lestarikan WGM, Hijaukan Daerah Hulu, dan Galakkan Pariwisata.

Pentas wayang disaksikan oleh pejabat Muspida Kabupaten Wonogiri dan Calon Bupati nomor 1 Hamid Noor Yasin dan Calon Wakil Bupati nomor urut 2 Edi Santosa.

Hadir memberikan sambutan husus Daryatmo SIP selaku petinggi di organisasi perantau Wonogiri di Jakarta. Dua orang korban terdampak pembangunan WGM Leles Sudarmanto dan Cahyono Adhi mennyampaik harapannya. Cahyono berharap, siapapun yang terpilih sebagai Bupati, daerah hulu terlupakan. “Nguntoronadi ada gak di dalam peta,” kata Cahyono Adhi. Harapan lain, dia ingin pendidikan Wonogiri lebih maju, dan mempunyai perguruan tinggi.

Leles Sudarmanto mengatakan Pakari harus bisa bekerja sama dengan Bupati terpilih 5 tahun mendatang. Pakari telah membuat petisi yang akan disampaikan ke PU, menteri Pariwisata, ke Presiden, dan Calon Bupati.

“Kondisi Waduk Wonogiri ini sekarang sudah sekarat. Saya berharap, sejarah bisa membangkitkan lagi. Saya akan demo di Jakarta. Kalau tidak saya akan kembali lagi ke tengah Waduk Wonogiri.

Pakari itu punya potensi. Pak Begug itu sering order dengan Pakari, sehingga Pak Begug bisa terpilih menjadi Bupati dua kali. Gunakan Pakari untuk kepentingan yang baik,” kata Leles Sudarmanto di hadapan Begug Pernbomosidi yang disepuhkan pada acara ini. (baguss)

error: Content is protected !!