Baru Undian Nomor Urut Saja Sudah Panas, Belum Rebutan Kursi Bupati

0 56

pasangan cabup dan wabup wonogiriINFOWONOGIRI.COM-KOTA-Persaingan ketat rebutkan kursi Bupati-Wakil Bupati sangat terasa pada pelaksanaan rapat pleno pasangan calon (Paslon) Bupati Joko Sutopo-Edi Santoso versus Hamid Noor Yasin-Wawan Setya Nugraha, Selasa (25/8) di Giri Wahana Wonogiri.

Padahal rapat pleno yang diselenggarakan oleh KPU itu baru menentukan nomor urut paslon. Nomor urut 1 atau nomor urut 2. Padahal nomor urut itu tidak menentukan keterpilihan paslon. Nomor urut ditentukan melalui permainan sendau gurau. Namun cukup menyita perhatian calon dan pendukungnya.

Permainan pertama, kedua tangan paslon diikat dengan tali-temali menyilang, kedua permainan ular tangga dengan dadu, dan permainan ketiga kelereng dan supit mie instan. Setiap permainan disediakan waktu 5menit, skor 1. Paslon tercepat mendapatkan skor tertinggi, maka berhak memilih nomor urut pertama.

Permainan dimulai. Pasangan calon masing masing berdiri berhadapan. Lalu petugas KPU mengikat masing masing paslon. Kemudian Paslon diberikan waktu melepaskan temali menyilang tampa melepaskan ikatan di tangannya. Hasilnya kedua Paslon gagal melepaskan tali yang mengikatnya. Skor 0-0.

Dilanjutkan permainan ular tangga. Paslon Joko Sutopo-Edi Santosa berhasi menempatkan di angka tertinggi 19 dari empat kali kocokan. Pertama pada angka 1, 5, 6, dan 6. Sedangkan Paslon Hamid-Wawan menempatkan 3, 2, 1, 4. Menempatkan diri pada angka 17. Kalah tinggi dari Joko Sutopo-Edi. Skor 1-0.

Karena skor belum ada yang mencapai angka 2, maka permainan dilanjutkan lomba memindahkan kelereng dari piring ke mangkuk menggunakan supit. Kali ini Paslon Hamid-Wawan jauh lebih cepat menandingi Paslon Joko Sutopo-Edi Santoso. Skor imbang 1-1. Permainan dilanjutkan babak terakhir.

Kali ini mengundi nasib (keberuntungan). Kedua paslon diberikan kesempatan mengambil nomor urut yang berada di dalam paralon terbungkus kertas warna warni. Joko Sutopo-Edi Santoso mendapatkan kehormatan mengambil pertama. Mereka mengambil warna biru. Hamid-Wawan wajib mengikutinya.

Hasilnya, Paslon Hamid-Wawan mendapatkan nomor urut 1. Paslon Joko-Edi mendapatkan nomor urut 2. Nuansa rebutan kekuasaan sudah terasa sebelum game dimulai. Yel-yel paslon memanaskan suasana. Jagonyalah yang pasti menang.

Yel paslon Hamid-Wawan, “Yang Penting Hamid. Yang Penting Wawan,” Coblos dengan hati nurani. Begitu teriaknya. Sedangkan Paslon Jekek-Edi selalu berteriak yel Jekek Edi Joss. Begitu saling sahut. Saling sindir. (baguss)

error: Content is protected !!