Apa Bocoran Fit dan Propertes Balon Bupati-Wabup PDI-P ?

0 36
Ir Joko Purnomo MH Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI-P Jateng
Ir Joko Purnomo MH Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI-P Jateng

INFOWONOGIRI.COM-NASIONAL-Uji kelayakan dan kepatutan atau Fit and Propertes (FPT) DPP PDI-P terhadap Bakal Calon (Balon) Bupati-Wakil Bupati di 21 Kabupaten/Kota se Jateng telah dilaksanakan, dalam dua gelombang.

Empat Balon Bupati/Wakil Bupati dari Kabupaten Wonogiri telah mengikutinya. Apa bocoran pelaksanaan FPT dari Balon Bupati Wonogiri ? Menurut Joko Purnomo (salah satu Balon Bupati) materi FPT antara lain soal kesiapan balon untuk memenangkan Pilkada.

Apa yang sudah dilakukan Balon untuk mengikuti Pilkada?, Apa komitmen untuk dan untuk partai? “Dengan fit anda propertes itulah akan diketahui Balon serius atau Cuma balon penggembira” katanya.

Joko sebagai Balon menyatakan sebagai petugas partai siap melaksanakan dan siap memenangkan apabila diberikan amanah sebagai C alon Bupati PDI-P. Jika tidak diberikan rekomendasi, Joko menyatakan siap mendukung dan memenangkan yang direkomendasi.

Proses FPT ini merupakan pembelajaran kader parpol. Berdasarkan pengalaman, ada yang pernah gagal karena tidak direkomendasi, lalu ngopling, tidak begerak bahkan memusuhi kandidat yang direkomendasi.

Saya akan tetap tegak lurus sesuai keputusan DPP PDI-P. Partai pastai mendudukkan kader terbaiknya,” kata Joko Purnomo. PDI-P sebagai partai besar, tentu punya pengalaman. Jangan sampai mendorong mobil mogok, lalu ditinggalkan setelah mobil itu dapat berjalan.

Melihat konstelasi politik di Wonogiri, menurut Joko Purnomo, koalisi dengan Partai Golkar adalah paling tepat. Bukan sekedar untuk mendudukkkan Bupati-Wakil Bupati. Tetapi berpikir memajukan rakyat Wonogiri lebih baik dari lima tahun sebelumnya.

Bupati kedepan harus mampu berkomunikasi politik dengan DPRD setempat. PDI-P mempunyai 13 kursi. Golkar 10 kursi. Jumlahnya 23 kursi (5 % plus 1). “Sangat ideal PDI-P berkoalisi dengan Golkar,” katanya.

Maka Joko berpesan, kader PDI-P harus menjaga soliditas internal. Jangan sampai perbedaan pendapat dalam pencalonan dapat memecah belah partai. Orang lain akan melihat soliditas partai, baru kemudian akan mendukungnya. Semua harus tegak lurus.[Baguss]

error: Content is protected !!