Jangan Malu Mengakui Wonogiri Tempat Kelahirannya

0 225

ultah pakari

INFOWONOGIRI.COM-NASIONAL-Ketua Panitia ulang tahun PAKARI Drs. Leles Sudarmanto MM mengajak para anggota Paguyuban Keluarga Wonogiri yang merantau di Jabodetabek untuk tidak lagi malu mengakui daerah kelahirannya dengan mencantumkan tempat tanggal lahir asal Wonogiri pada dokumen autentiknya.

 

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Leles Sudarmanto pada saat menyampaikan sambutan pada acara perayaan ulang tahun PAKARI ke 9, Kamis (14/5) di anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta. Dihadiri oleh sebanyak 27 perwakilan dari 35 Paguyuban se Jawa Tengah di Jabodetabek, 3 Purnawiran Jenderal asli dari Wonogiri.

Acara itu dimeriahkan oleh 3 Bintang Campursari, semuanya asli Wonogiri. Turut hadir memimpin doa Slameto putra seorang ustadz asli Wonogiri. Pemotongan tumpeng dilakukan Ketum PAKARI Hj. Ary Susanto. Potongan tumpeng diserahkan kepada wakil termuda dari Pawonmas Nonik kepada  dan wakil pengurus Pawonmas.

ultah pakari2

Sementara Ketua Paguyuban Jawa Tengah Prof. Dr Rahmanto duet menyanyikan lagu nyidam sari dengan Mbak Susan Atmadja. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Sapuan hadir mewakili Bupati Wonogiri.

Acara HUT PAKARI kali ini terasa meriah. Hadirin dihibur pementasan fragmen Bedhol Desa untuk Bendungan Gajah Mungkur. Fraghmen dimainkan oleh pemuda Paguyuban Pandowo.

Dialog interaktif yang menghadirkan tokoh-tokoh asli dari Wonogiri. Penampilan 3 artis Campursari asli Wonogiri. Yaitu Yati Hapsari artis Jamu Gendong, Yunita dikenal asal Pracimantoro, dan Mbak susan penyanyi lagu Ojo Dumeh Mung Wonogiri.

Paguyuban PAKKIS menanyakan mengapa Pemda Wonogiri tidak mencari terobosan memberikan kemudahan kepada kendaraan luar daerah Wonogiri untuk dimutasi ke Wonogiri agar pajak bisa diterima PAD Kabupaten Wonogiri ?

Pertanyaan ini belum mendapat jawaban. Nara sumber yang dihadirkan dari perwakilan Wonogiri hanya menjawab soal itu diatur oleh Pemerintah Tingkat Provinsi Jateng. (edi)

error: Content is protected !!