Ini Tanggapan Manajer Nagabuana 4, Soal Kinerja Karyawannya

0 102
Launching PT Nagabuana
Launching PT Nagabuana

 

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Tepisah Manajer Produksi Nagabuana 4 Wonogiri Danang membenarkan ada banyak karyawan yang sering memilih libur bekerja dengan alasan melayat atau hajatan. Bahkan menurut Danang, terkadang ada karyawannya yang membohongi perusahaan.

Ada yang tidak masuk kerja alasan neneknya meninggal. Dicek, ternyata neneknya sudah lama meninggal. Kan kasihan neneknya,” kata Danang. Solusinya, Danang bisa mengijinkan karyawan tidak masuk kerja dengan catatan ijinnya jelas. Karyawan bisa menunjukan selebaran undangan hajatan atau selebaran lelayu-nya.

Kembali ke Kepala Dinakertrans, Ristanti, mengakui bawha alasan tidak masuk kerja karyawan lantaran lelayu atau hajatan itu sudah menjadi budaya masyarakat Wonogiri. “Kalau menyalahkan, mau menyalahkan siapa?. Itu sudah konstruksi budaya masyarakat kita,” tandas Ristanti.

Di sisi lain, belum terisinya peluang kerja di perusahaan lokal di Wonogiri, menurut Ristanti, dikarenakan, tenaga kerja usia produktif di Wonogiri lebih memilih merantau di Kota Besar. Alasan pertama, upah minimum kabupaten (UMK), kedua budaya.

Tenaga kerja fress graduate, memilih kerja di luar kota. Mereka yang bekerja di dalam Wonogiri, banyak dari luar kota kecamatan. Mereka butuh transportasi, atau biaya kos, sementara gaji karyawan tidak mencukupi. Sehingga lebih memilih kerja di luar kota. Nah berarti perlu dipikirkan mess untuk karyawan, itu butuh waktu lama, tidak selesai dalam sekejap,” tambah Ristanti. (baguss)

error: Content is protected !!