Baznas & Baitul Maal Mitra Mandiri Bantu Rp.20 Juta Pedagang Kecil

0 78
 Sekretaris Baznas, H. Maryanto, S. Sos., MM (baju batik) bersama Pembina PaguyubanPedagang  Keliling  Wonogiri,  H.  Abdullah  Rabbani,  SE.(berkopiyah) menyerahkan  bantuankepada ketua Paguyuban, Sunarno (dua dari kanan)
Sekretaris Baznas, H. Maryanto, S. Sos., MM (baju batik) bersama Pembina PaguyubanPedagang Keliling Wonogiri, H. Abdullah Rabbani, SE.(berkopiyah) menyerahkan bantuankepada ketua Paguyuban, Sunarno (dua dari kanan)

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonogiri dan Baitul Maal Mitra Mandiri Wonogiri, kembali menorehkan kepedulian kepada ‘wong cilik’. Melalui program Penguatan Modal Pedagang Kecil (PMPK), anggota Payuguban Pedagang Keliling Wonogiri (K2KW) merasa sangat berbahagia.

 

 

Pada Ahad (24/5) kemarin, bertempat di rumah salah satu anggotanya di “Komplek DPR” (Daerah Pinggir Rel), Baznas Kabupaten Wonogiri & Baitul Maal Mitra Mandiri Wonogiri telah menghibahkan dana penguatan modal mereka Rp.20 juta. hasil zakat, infaq & shadaqah umat islam melalui BMT Mitra Mandiri.

Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Baznas Wonogiri yang juga Kabag Kesra Pemkab Wonogiri, H. Maryanto, S. Sos., MM didampingi oleh Pimpinan Baitul Maal Mitra Mandiri yang juga bertindak sebagai pembina paguyuban, H. Abdullah Rabbani, SE.

“Kami sangat terbantu adanya bantuan penguatan modal ini. Dana ini akan kami jadikan sebagai penguatan modal untuk anggota kami,” kata Sunarno, Ketua Paguyuban didampingi pengurus lainnya.

Semenatra H. Maryanto sangat berharap usaha pedagang semakin maju berkembang dan barokah. “Kami harap dengan bantuan ini, para pedagang bisa semakin berkembang usahanya. Semoga kelak muncul banyak pengusaha sukses dari paguyuban ini”, sambutan Sekretaris Baznas H. Maryanto, S. Sos., MM.

Sementara itu, Abdullah Rabbani, pimpinan Baitul Maal Mitra Mandiri yang sekaligus pembina paguyuban yang baru saja menolak dicalonkan sebagai Cawabub dalam Pilkada Wonogiri tahun ini, menjelaskan, bahwa hingga saat ini, anggota paguyuban berjumlah 61 (enam puluh satu) orang pedagang yang semuanya merupakan dhu’afa (golongan lemah dari sisi ekonomi).

Ke depan kami berharap, semakin banyak pihak yang peduli kepada nasib para pedagang kecil. Jika mereka bisa menjadi kuat secara ekonomi, maka otomatis tugas pemerintah semakin ringan”, papar Rabbani. (baguss)

error: Content is protected !!