Usulan Rencana Peraturan Daerah Untuk Keseteraan Difabel Disetujui DPRD Wonogiri

0 77
Bupati H Danar Rahmanto dan Wahyudi penyandang cacat di Wonogiri di gedung DPRD II Wonogiri usai penertapan persetujuan
Bupati H Danar Rahmanto dan Wahyudi penyandang cacat di Wonogiri di gedung DPRD II Wonogiri usai penertapan persetujuan

infowonogiri.com – WONOGIRI – Bupati Wonogiri H. Danar Rahmanto dan Ketua “Paguyuban Difabel” Wonogiri Wahyudi cukup merasa lega, menyusul disetujuinya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Keseteraan Difabel oleh seluruh Fraksi DPRD II Wonogiri, yaitu Fraksi PDI-Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PKS, Fraksi API dan Fraksi Demokrat.

Rapat penyampaikan sikap akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda Tentang 1) Perkembangan Kependudukan dan Keluarga Berencana, Raperda Keseteranaan dan Pemberdayaan Difabel dan Raperda Perusahaan Daerah Aneka Usaha, disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Wonogiri, Sabtu (14/12) kemarin.

Pada intinya, ketiga Raperda tersebut disetujui oleh ketiga fraksi. Fraksi Golkar melalui jurubicaranya Samino SIp, menyarankan agar Bupati Wonogiri dan SKPD terkait merencanakan setiap infrastruktur pelayanan publik untuk selalu memberikan fasilitas sehingga kaum difabel dapat terlayani. FPG menyarankan agar perlu dilakukan pemberdayaan di setiap kecamatan untuk difabel.

Hal yang sama dikemukakan oleh juru bicara Fraksi Demokrat yaitu Bambang Mintarjo, dan juru bicara F-Amanat Persatuan Indonesia (API) Dangi Darmanto, Juru bicara FPKS Ahmad Zarif dan juru bicara Fraksi PDI-Perjuangan.

Wahyudi menyadari tidak hanya kaum difabel yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah. Tetapi menurutnya, sudah saatnya Pemda Wonogiri memulai sedikit demi sedikit membangun sarana publik dengan dilengkapi fasilitas untuk kaum difabel. Misalnya par penyandang cacat. Seperti tuna daksa, tuna netra, tuna grahita, tuna rungu dan lainnya.

“Tidak sekaligus, cukup bertahap saja. Misalnya di Pendopo rumah dinas Bupati dan gedung DPRD disediakan tangga husus untuk para kaum difabel, di beberapa Kabupaten Kota sudah dilakukan,” ujar Wahyudi.[Bagus]

error: Content is protected !!