Pencanangan kabupaten inklusif

0 100

difabelinfowonogiri.com-WONOGIRIKOTA- Dalam rangka mewujudkan pendidikan untuk semua (education for all) Dinas pendidikan Kabupaten Wonogiri Mendeklarasikan Pendidikan INKLUSIF pendidikan kusus bagi mereka yang memperlukan pendidikan berkebutuhan kusus Di Pendopo Ruma Dinas Bupati Danar Rahmanto sabtu 28/12 .

  Selama acara berlangsung di meriahkan pentas seni dan lagu para siswa SLB dan juga siswa siswi SD, SMP dan SMA untuk menghibur para undangan, dalam aksinya para siswa SLB tidak kalah dalam aksinya menghibur tamu undangan   Dalam acara ini hadir seluruh pejabat Muspida dalam sambutanya kepada dinas Pendidikan H Siswanto MPd menjelaskan penyelenggaraan pendidikan inklusif dinas pendidikan kabupaten wonogiri di maksudkan untuk memberikan arah pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan inklusif untuk jangka waktu lima tahun mendatang.

Dalam ranglka kelanjutan pembangunan jangka menengah. Sehingga secara bertahap dapat mewujudkan cita cita masarakat kabupaten wonogiri. Tujuanya menjabarkan fisi misi dan program pendidikan inklusif. Mendukung koordinasi antara pelaku pembangunan serta mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang sinergis dan terpadu antara perencanaan pembangunan nasional, provinsi dan kabupaten. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan , penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan.

Menjaga kesinambungan dan kesatuan arah antara rencana pembangunan jangka menengah satuan kerja perangkat daerah dan rencana kerja pemerintah daerah.   manfaat dari penyelenggaraan pendidikan inklusif di kabupaten wonogiri taun 2013 -2017 untuk memenuhi kebutuhan masarakat akan keberlangsungan layanan anak Berkebutuhan kusus melalui pendidikan inklusif dan mengupayakan tercapainya keberhasilan pendidikan untuk semua ( education for all) di kabupaten wonogiri  .

Kabupaten Wonogiri salah satu dari Lima kabupaten se jawa tengah yang melaksanakan pendidikan inklusif dari 35 kabupaten se Indonesaia , di Kabupaten wonogiri saat ini menpunyai 3013 ABK ( anak berkebutuan kusus) yang terdiri 1944 laki laki San 1069 perempuan , sejumlah 2707 mengikuti kegiatan sekolah dan 306 tidak sekolah dan berdasarkan keputusan bupati nomor 401 taun 2013 tanggal 8 oktober 2013 penyelenggaraan pendidikan inklisip ada 143 sekolah terdiri dari 144 sekolah SD, 27 sekolah SMP 1sekolah SMA dan 1 sekolah SMK.(N420)

error: Content is protected !!