Bersih Dusun Sarana Pemersatu Masyarakat Desa Wuryantoro Kidul

0 51
pentas kesenian Reog Eromoko di halaman Kantor Kecamatan Wuryantoro dalam rangka bersih Dusun Wuryantoro Kidul Desa/Kecamatan Wuryantoro Jumat (6/12) sore.
pentas kesenian Reog Eromoko di halaman Kantor Kecamatan Wuryantoro dalam rangka bersih Dusun Wuryantoro Kidul Desa/Kecamatan Wuryantoro Jumat (6/12) sore.

infowonogiri.com – WURYANTORO – Hajat besar Bersih Dusun “Rasulan” digelar Warga Dusun Wuryantoro Kidul Desa/Kecamatan Wuryantoro Jumat (6/12). Rangkaian kegaitan itu telah digelar sejak beberapa hari lalu. Puncaknya digelar pentas kesenian tradisional Reog oleh Paguyuban Remik Eromoko. Malam harinya pageralaran wayang kulit dengan lakon Kalimotoyo dipentaskan oleh Ki Dalang Pujono dari Ngasem Pagutan Manyaran.

Sakiman mantan Kepala Dusun (Kadus) Wuryantoro Kidul didampingi H. Sukadi tokoh masyarakat setempat mengemukakan, bahwa Rasulan adalah sarana persatuan dan kesatuan warga setempat. “Ini rutin digelar setiap tahun pada bulan Suro. Tujuannya menyukuri nikmat Allah yang diterima warga. Doa dan makan bersama, sekaligus nguri-nguri budaya,” ujar Sakiman.

Sementara Ketua RW 01 Wuryantoro Kidul sekaligus Ketua Panitia kegiatan Rasulan, Priyono didampingi Hardono mengemukakan ada lima kegiatan pada iven Rasulan tahun ini. 1); pertama Kring Lingkungan, yaitu Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus RT kepada warga. Kedua membuat program tahunan 2013-2014 yaitu menggali aspirasi warga secara lansung.

Aspirasi yang disepakati pertama melanjutkan pembangunan balai lingkungan. Kedua pembuatan talud dan saluran di RT 2 dan RT 3. Ketiga membuat profil lingkungan dilanjutkan profil tingkat RT. Keempat memberdayakan dan meningkatkan sumberdaya masyarakat. Kelima kerja bhakti. Keenam pengjian dan doa bersama. Ketuju Wilujengan dengan mengeluarkan ambengan. Keenam Tirakatan, pada siang harinya digelar hiburan reog dan wayang kulit semalam suntuk.

Tim reog asal Eromoko pentas keliling kampung se Dusun Wuryantoro Kidul. Dilanjutkan di halaman Kecamatan. Ratusan penonton mengiringi tim kesenian reog keliling kampung, sampai di halaman Kecamatan. “Kalau tidak ada acara ini kita kesulitan mengumpulkan warga sebanyak ini,” tambah H. Sukadi. Menurutnya, kegiatan ini murni dari dana kas Dusun hasil iuran Rp.5 ribu perbulan perwarga. Dibantu dari donator yang tidak mengikat.[Bagus]

error: Content is protected !!