Wisata Alam : Upacara Ritual Susuk Wangan Desa Setren Girimanik

0 143
Pesta Susuk Wangan di Desa Setren obyek wisata hutan virgin Girimanik Slogohimo
Pesta Susuk Wangan di Desa Setren obyek wisata hutan virgin Girimanik Slogohimo

infowonogiri.com – SLOGOHIMO – Upacara ritual Susuk Wangan di lokasi wisata hutan Pinus Girimanik di Desa Setren Kecamatan Slogohimo dilaksanakan Minggu (2/11) siang. Upacara tradisi ritual “petani pegunungan” ini dimulai bersamaan dengan kehadiran Bupati Wonogiri H. Danar Rahmanto sekira pukul 10.00 WIB.

Barisan puluhan masyarakat Desa Setren mengikuti kirab Susuk Wangan. Mereka membawa nasi tumpeng, lauk ikan ayam kampung panggang, sayuran dan buah buahan dengan cara disunggi menggunakan kepala dan di panggul menggunakan pundaknya. Iringan musik kotekan lesung kayu yang dimainkan oleh empat orang perempuan, menambah kesan tradisi “leluhur” ini.

Lagu-lagu berlirik bahasa jawa dengan iringan musik tradisional dinyanyikan oleh Kepala Desa (Kades) Setren, Sri Purwanti. Suasana kian akrab ketika Bupati didampingi Ibu Bupati, tidak mengambil tempat duduk yang disediakan panitia, tetapi lebih memilih bergabung dengan para penbuh dan penyanyi kotekan. Bupati Danar bergoyang cukup lama mengikuti suara kotekan.

Kemudian Bupati menyempatkan diri nyawer (memberikan uang) pecahan ratusan ribu beberapa lembar kepada penabuh lesung. Tidak hanya itu, Bupati Danar mendampingi para penabuh sampai beberapa lagu tuntas dinyanyikan. Kemudian dilanjutkan upacara inti srah srahan tumpeng dan uberampe oleh Kades Setren kepada Sardi, sesepuh masyarakat Desa Setren.

Kades Setren mengemukakan bahwa upacara ritual ini untuk mengingatkan agar masyarakat Desa Setren dan penduduk Desa di wilayah Kecamatan Slogohimo selalu bersyukur atas pemberian ramhat dan nikmat yang diberikan Allah SWT. Berupa air melimpah yang bersumber dari mata air pegunungan lawu selatan, yang mengalir dari lokasi Wisata Girimanik ke wilayah Slogohimo.

Warga meminta kerusakan jalan menuju ke obyek wisata diaspal segera

Kades berpesan agar masyarakat Slogohimo dan sekitarnya turut menjaga kelestarian alam wisata Girimanik. Kepada Bupati, Kades Setren meminta agar kerusakan jalan dari Desa Slogohimo menuju Setren segera diperbaiki mengingat kerusakan jalan sudah cukup parah. Selanjutnya, usai penyerahan tumpeng lauk panggang ayam kampung diserahkan untuk disuguhkan kepada hadirin.

Menanggapi masukan dari Kades, Bupati berjanji akan segera mengaspal jalan. Faktanya kerusakan jalan sangat parah. Sepanjang jalan dari Slogohimo sampai Setren nyaris seperti tak beraspal. Pembangunan akan dimulai dari Dusun Ngerjopuro Slogohimo sampai ke pintu masuk Wisata Hutan Pinus Air Terjun Girimanik. “Saya ikut merasakan kerusakan jalannya, dari Slogohimo sampai di sini. Tahun 2014 kita anggarkan untuk pengaspalan,” aku Bupati.[Bagus]

error: Content is protected !!