Sistem Parkir Canggih Akan Dilaksanakan

0 50
Pelaksanaan pembinaan petugas parkir di gedung PGRI Wonogiri, Selasa (26/11)
Pelaksanaan pembinaan petugas parkir di gedung PGRI Wonogiri, Selasa (26/11)

infowonogiri.com-WONOGIRI-Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Wonogiri akan melakakukan uji coba Parkir sistem canggih, menggunakan teknologi komputer. Uji coba akan dilaksanakan pada 2014 mendatang di lahan parkir milik pemerintah, yaitu di RSUD Soediran Mangun Soemarso.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala UPT Parkir Dishubkominfo Kabupaten Wonogiri, Sudarno pada Selasa (26/11) di usai menjadi pembicara pada acara Pembinaan Teknis Petugas Parkir se Kabupaten Wonogiri di gedung PGRI Selogiri Wonogiri. Untuk mendukung rencana tersebut, pihaknya akan menyiap sumber daya manusia dan perangkatnya.

Antara lain menyiapkan petugas teknis yang menguasasi komputer dan sistem online, serta memberikan pembekalan husus kepada petugas parkir. Namun pihaknya tidak akan meninggalkan mitra kerja yang ada saat ini. Yaitu petugas parkir “manual” yang ada di wilayah Kabupaten Wonogiri. Se Wonogiri saat ini jumlah Jukir ada sekitar 340 orang tersebar di 25 Kecamatan.

Menurutnya di Wonogiri sampai saat ini belum ada sistem parkir canggih, seperti di kota kota besar, antara lain di pasar modern (swalayan) dan rumah sakit berkelas internasional. Karena itu, harapannya di Wonogiri segera ada. Tujuannya adalah dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat pemilik kendaraan.

Sementara itu, terkait pelaksanaan Pembinaan Teknis dan Operasional Petugas Parkir angaktan ke IV dan V Tahun 2013, berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (26/11) sampai Kamis (28/11) mendatang. Dihadiri 60 Jukir se Kabupaten Wonogiri. Materi yang disampaikan adalah UUD Lalulintas dan Angkutan Jalan, Perda Parkir dan tata tertib dan sopan santun parkir.

Soal setoran retribusi parkir tahun 2013 ini telah mencapai target yang dibebankan oleh Pemda Wonogiri yaitu Rp.936 juta. “Sampai akhir tahun ini saya yakin mencapai target. Target tahun ini sebenarnya menuru dari tahun lalu. Tahun lalu Rp.1 Milyar, tahun ini Rp.936 Milyar, dikarenakan menggunakan sistem lelang,” ujar Sudarno.[Bagus]

error: Content is protected !!