147 Dokter Wonogiri Menyatakan Berkabung Terhadap Dewa Ayu Sasiary Prawani

0 57

demo dokter

infowonogiri.com-WONOGIRI-Sedikitnya 147 dokter RSUD Soediran Mangun Soemarso dan rumah sakit swasta se Kabupaten Wonogiri, menggelar aksi unjukrasa Rabu (27/12) di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabuapten (DKK) Wonogiri.

Aksi simpatik itu dilakukan anggota dan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Wonogiri, dalam rangka mencari perhatian pemerintah dan masyarakat. Aksi dimulai sekira pukul 09.30 WIB sampai sekira pukul 12.00 WIB.

Tampak Ketua IDI Kabupaten Wonogiri dr. Pratikno Widodo, Sp.A, dan Sekertaris dr. Adhi Dharma, MM. Ada tiga lembar poster yang diusung “demonstrans”. Dalam poster tersebut mereka menyatakan menolak kriminalisasi dokter. Stop kriminalisasi dokter.

Mereka mengenakan jas kebesaran organisasi profesi IDI, yang berwarna putih. Di dada dan di lengan mereka terpasang pita hitam, sebagai tanda berkabung atas “kasus” yang dialami oleh rekan seprofesinya, yaitu dr Dewa Ayu Sasiary Prawani (DASP) Sp.OG, dr Hendry Simanjuntak Sp.OG dan dr Hendy Siagian Sp.OG dari Manado yang tersandung kasus dugaan malapraktek.

Aksi itu untuk menyikapi keputusan MA dalam kasus dr Dewa Ayu Sasiary Prawani (DASP) dkk. Ada enam enam point pernyataan IDI Kabupaten Wonogiri yang dibacakan oleh sekertaris dr. Adhi Dharma, MM didampingi Ketua IDI Kabupaten Wonogiri dr. Pratikno Widodo, Sp.A. (berita terkait pernyataan sikap ada pada anggle lain).

Usai dari BKK mereka melakukan aksi jalan kaki tampa suara (berdiam diri) menuju ke Gedung wakil rakyat DPRD Wonogiri. Sampai di DPRD Wonogiri mereka berusaha menemui pimpinan DPRD Wonogiri dan Komisi D DPRD Wonogiri.

Turut dalam aksi tersebut dokter Ngadiono yang juga anggota Komisi A DPRD Wonogiri. (berita terkait di DPRD ada pada anggle lain. Asal tahu dr Dewa Ayu Sasiary Prawani (DASP) Sp.Og dkk pada April 2010 di Manado yang menyebabkan kematian seorang pasien.[bagus]

error: Content is protected !!