Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur

6 137
Abdullah Rabbani anggota FPKS DPRD Wonogiri
Abdullah Rabbani anggota FPKS DPRD Wonogiri

infowonogiri.com –  WONOGIRI – Abdullah Rabbani Anggota Legislatif Fraksi PKS DPRD II Wonogiri menyatakan mengundurkan dari sebagao wakil rakyat periode 2009-2014. Pernyatan tersebut disampaikan oleh Abdullah dalam rilisnya yang dikirimkan melalui pesan singkat SMS, Selasa (29/10).

“Surat resmi pengunduran sudah saya buat dan sudah saya tandatangani, namun belum bisa saya serahkan ke Ketua DPRD Wonogiri dan ke DPD PKS, karena saya sedang di luar kota,” tandas Abdullah Robbani. Seorang ustadz ini berjanji akan menyerahkan surat pengunduran diri itu pada tanggal 1 Nopember mendatang.

Alasan Abdullah mengundurkan diri karena  banyak hal yang tidak sesuai dengan hati nuraninya. Abdullah mengaku sudah berupaya melakukan perlwanan pem,benahan namun ternyata seorang Abdullah tidak mampu ‘melawn sistem’. “Dari pada ‘perang dengan hati nurani’ sendiri terus menerus saya memilih mundur,” katanya.

Tercatat, Abdullah Rabbani masih menyisakan masa jabatan selama 10 bulan kedepan. Sebenarnya, katanya, Ia sudah sejak lama (sejak tahun pertama sebagai wakil rakyat) menginginkan mengundurkan diri dari Fraksi PKS DPRD II Wonogiri. Namun selalau dicegah oleh kawan kawan sesama kader PKS.

Abdullah pernah dipanggil diklarifikasi oleh pengurus DPW PKS Jawa Tengah, karena dinilai terlalu sering melontarkan kritik tajam ke pengurus dan organisasinya. Saat itu Abdullah meminta di-PAW (pergantian antar waktu), namun DPW tidak pernah melengserkannya. Sebaliknya, Abdullah diminta bertahan menuntaskan jabatanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu saya. Saya mohon maaf atas segala kesalahannya saya baik secara pribadi maupun institusi. Masih banyak amanah yang belum saya tunaikan dengan baik. Termasuk kepada semua pihak yang mungkin pernah saya sakiti atau singgung,” pungkasnya.

Untuk selanjutnya, Abdullah akan terus aktif membangun masyarakat Wonogiri tidak melalui partai politik apapun. Melainkan melalui jalur dakwah dan usaha bersama berbasis syariah islam insya allah.

“Selain mundur dari dewan, saya juga mundur dari keanggotaan saya sebagai anggota PKS. PKS sekarng sudah mengalami pergeseran jauh dari nilai nilai dakwah. Abdullah pernah merasakan betul ketika masih bernama Partai Keadilan, sebelum menjadi PKS. Jauh banget pergeseran nilainya, saya tidak akan berafiliasi ke partai apapun,” pungkasnya.[Bagus]

error: Content is protected !!