Setubuhi Pembantu Rumah Tangga , Didenda Rp.60 Juta dan Penjara 3 Tahun

0 148
Solikhin alias Oly terpidana kasus pelecehan seksual terhadap anak anak
Solikhin alias Oly terpidana kasus pelecehan seksual terhadap anak anak

infowonogiri.com – SELOGIRI – Bagi laki laki, kalau pacaran, pastikan pacar anda sudah dewasa lebih dari 18 tahun. Sebab kalau pacar anda belum dewasa, apalagi sampai anda berhubungan seksual, bisa bisa anda berurusan dengan polisi. Ujung ujungnya dipenjara.

Seperti yang dialami oleh seorang pemuda bernama Solikhin alias Oly bin Badrun (27) alamat Dusun Salam Sari, RT 01 RW 01 Salam Sari Kecamatan Wuryantoro. Oly dijatuhi hukuman pidana penjara selama 3 tahun. Tidak hanya itu, Oly juga didenda membayar uang Rp.60 juta.

Kalau Oly tidak mau membayar denda itu, maka Oly wajib menjalani hukuman selama 6 bulan sebagai pengganti denda uang yang takterbayarkan. Fonis tesebut dijatuhkan oleh majlis hakim Pengadilan Negeri Wonogiri, Kamis (24/10) siang.

Majlis hakim terdiri dari Hendra Utama Sotardodo, Brelly Yuniar Dien Wardi Haskori dan Silfiyanti Zulfia. Dalam amar putusannya, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar pasal pasal 81 ayat 2 Undang Undang Perlindungan Anak (UUPA) Nomor 23 tahun 2002.

Terungkap, korban akibat perbuatan Oly adalah Selca Selacia Binti Misan Reca (14) alamat Dusun Pogok 2/7 Tengger Kecamatan Puhpelem. Seorang pembantu rumah tangga, yang pernah bekerja rumah Nyi Darsih di Bagusan Sendang Ijo Kecamatan Selogiri.

Peristiwa itu terjadi pada 22 Juni 2013 silam. Terungkapnya kasus tersebut, ketika sedang bekerja di rumah majikan, Selca sering keluar malam. Diduga dia berpacaran dengan Oly, seorang supir yang bekerja pada majikannya Selca. Majikannya kemudian mengembalikan Selca kepada orang tuanya. Meski telah dipisahkan oleh jarak tempuh yang jauh, ternyata Oly dan Selca masih tetap berhubungan. Bahkan kian berani. Oly dan Selca kencanan di hotel di Giriloka Wonogiri.

Sejak saat itu Selca sering tidak pulang ke rumah. Orang tuanya bingung, lalu melaporkan ke LSM Masyarakat Wonogiri Peduli Peduli Perempuan dan Anak (MWPPA) dan Aliansi Peduli Perempuan (APP) Wonogiri.

Sejak saat itulah kasus itu tercium polisi. Polisi kemudian meringkus Oly dan memberkasnya lalu menyerahkan ke Kejaksaan Negeri Wonogiri. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Murni SH tidak sependapat dengan majlis hakim.

Sri Murni menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Menurut versi JPU, dakwaannya yang terbukti justru pasal 287 ayat 1 KUHP. Sri Murni menuntut 3,6 tahun penjara.

Sri Murni mengatakan, persetubuhan itu terjadi mau sama mau alias suka sama suka. Tidak ada paksaan. Tidak terjadi bujuk rayu. Bahkan pihak perempuan berperan aktif atas apa yang dialaminya. Terbukti pihak perempuan aktif berkomunikasi mengajak pihak laki-laki ke hotel. Antara lain pernah mengajak Oly ke hotel Sarangan di Magetan Jawa Timur. “Saya pikir-pikir dulu. Saya akan konsultasikan terlebih dahulu dengan Kajari dan Kasi Pidum,” kata Sri Murni.[Bagus]

error: Content is protected !!