Jumlah Lakalantas 2013 Lebih Sedikit Dibandingkan Tahun 2012

0 47
Kasatlantas AKP Budiyono (kanan) didampingi Kanitlaka Iptu Subroto (kiri)
Kasatlantas AKP Budiyono (kanan) didampingi Kanitlaka Iptu Subroto (kiri)

infowonogiri.com – WONOGIRI – Jumlah peristiwa kecelakaan lalulintas pada tahun 2013 ini terbilang lebih sedikit dibandingkan kecelakaan tahun 2012 lalu. Pada tahun 2012 jumlah kecelakaan mencapai 533 kasus. Sedangkan pada tahun ini, mulai Januari sampai Oktober 2013 ini, mencapai 372 kasus.

Salah satu faktor, pada tahun ini masih ada dua bulan tersisa sampai akhir Desember 2013. Jika dicermati, jumlah korban meninggal dunia (MD) ada 64 orang, korban luka berat (LB) 5 orang, korban luka ringan (LR) 477 orang, kerugian materi (rumat) 276.800.000.

Sedangkan pada tahun 2012 korban MD ada 119 orang, korban LB 23 orang, korban LR 680 orang, dan Rumat 352.500.000,-. Sementara jumlah total korban kecelakaan dalam setahun, pada tahun 2012 ada 822 orang dari berbagai profesi dan usia. Sementara tahun ini hanya ada 546 orang.

Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani melalui Kasatlantas AKP Budiyono didampingi Kanitlaka Iptu Subroto, Selasa (22/10) menjelaskan, bawha profesi swasta mendominasi korban lakalantas. Pada tahun 2013 mencapai angka 350 orang karyawan. Tahun 2012 559 karyawan.

Korban dengan profesi pelajar menduduki rangking kedua sebagai korban kecelakaan, yaitu 169 korban pada tahun 2013, dan 216 orang pada tahun 2012. Profesi PNS menduduki rangking ke tiga sebagai korban lakalantas, yaitu 19 orang tahun 2013, dan 29 tahun 2012.

Profesi TNI yang menjadi korban laka pada tahun ini 1 orang, tahun lalu juga 1 orang. Sedangkan profesi Polri tahun ini nihil. Pada tahun lalu satu orang.

Sementara jenis kendaraan yang terlibat kecelakaan sepeda motor menduduki rangking 1, dengan jumlah 542 (2013), 730 (2012). Mobil penumpang 64 unit (2013), 82 unit (2012). Mobil bus  14 unit (2013), 24 unit (2012). Mobil barang 42 unit (2013), 92 unit (2012).

Kendaraan tidak bermotor pada tahun lalu 8 unit. Tahun 2013 ini 3 unit. Dan ternyata tabarakan adu muka paling dominan. Tahun 2013 sebanyak 115 kasus. Tahun 2012 158 kasus. Laka tunggal 31 kasus pada 2013. Pada tahun 2012 61 kasus. Tabrakan depan belakang 59 kasus tahun 2013. Tahun 2012 96 kasus. Tabrakan depan samping 82 kasus tahun 2013. Tahun 2012 107 kasus.

Sedangkan usia korban lakalantas mayoritas berumur 16-30 tahun paling banyak, yaitu 211 orang pada tahun 2013. Sedangkan tahun 2012 ada 293 orang. Korban dengan usia 50 tahun lebih 117 orang pada tahun 2013. Pada tahun 2012 168 orang.

Untuk korban laka usia 31-40 tahun 71 orang pada 2013. Pada tahun 2012 korban usia yang sama ada 120 orang. Nah korban anak anak paling sedikit, baik pada tahun 2012 maupun 2013. Yaitu untuk tahun 2013 ada 7 anak berusia 0-5 tahun, usia 5-9 tahun 7 anak. Usia 10-15 tahun 54 anak.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2012, usia Balita 0-5 ada 13 anak. Usia 5-9 tahun 19 anak. Usia 10-15 tahun 74 anak. “Kami selalu melakukan sosialisasi agar masyarakat tertib berlalulintas, agar angka kecelakaan terus menuru,” tandas Budiyono.[Bagus]

error: Content is protected !!