Jelang Idul Qurban Teror Hantui Peternak Kambing

0 46
Pardi dan anaknya sugeng pemilik kambing
Pardi dan anaknya sugeng pemilik kambing

infowonogiri.com – SLOGOHIMO – Menjelang Hari Raya Idul Qurban, sebagian peternak kambing di Desa Karang Kecamatan Slogohimo diteror oleh makluk misterius yang memangsa hewan piarannya. Seperti yang dialami pada kambing piaraan milik Pardi (50) warga Lingkungan Dawung RT 03 RW 05, pada Rabu (10/10) kemarin.

Peristiwa tersebut sama pesis seperti yang pernah tejadi di wilayah Kecamatan Jatipurno sebulan silam. Sejak saat itu warga mengantisipasi agar tidak terjadi kembali. Mulai Senin (14/10) kemarin warga memasangi Lecung, semacam alat untuk mengusir dan menjebak hewan misterius yang menghantuinya.

Kronologisnya Rabu dini hari (10/10) sekitar pukul 01.00, Sugeng (30) anak laki laki Pardi, terbangun setelah mendengar anjing melolong. Sesaat kemudian terdengar suara gadung kambing dari kandangnya. Sugeng kemudian keluar menengok kambing di kandang miliknya. Wujud hewan itu bulunya berwarna putih besih seperti kain mori.

Saat keluar rumah Sugeng dikejutkan kambingnya diterkam hewan mirip anjing. “Dua ekor kambing diterkam. Satu ekor selamat,” katanya. Sugeng tidak bisa berbuat banyak. Dia diam termangu, karena ketakutan. Sugeng memberanikan diri mengusir hewan yang memangsa kambingnya. Namun hewan itu tampak tenang meninggalkan kandang kambing.

Warga setempat berpendapat, hewan misterisu itu adalah anjing jadi-jadian. Ada juga yang berpendapat serigala jadi-jadian, atau sejenis hewan siluman. Namun hingga kemarin belum ada yang bisa memastikan hewan siluman atau hewan sesungguhnya. Sebab hewan misterius itu belum tertangkap.

Akibat perstiwa itu, dua ekor kambing milik Pardi mati sia sia. Akibanya Pardi mengalami kerugian Rp.1,3 juta. Pardi kemudian menjual kambing yang tersisa, agar tidak menjadi sasaran hewan misterius itu. “Saya sudah dengar kabar banyak kambing yang mati misterius, saya dengan itu anjing jadi jadian sehingga saya tidak berani melawan,” katanya.

Sementara itu di Jatipurno yang pernah terjadi hal yang sama, masyarakat dan polisi pernah mengepung hewan misterius itu namun gagal menangkapnya. “Bahkan di Jatipurno hewan misterius itu sempat ada yang tertembak polisi, namun ujudnya tiba tiba menghilang,” kata seorang sumber yang kebaratan disebutkan namanya.

Seperti yang diberitakan sebulan lalu, kematian kambing misterius terjadi di wilayah Kecamatan Jatipurno. Penyebab kematian kambing-kambing diketahui dalam keadaan terluka pada luka lehernya, seperti bekas gigitan binatang buas. Di Jatipurno jumlah kambing yang mati misterius mencapai 64 ekor. [N420]

error: Content is protected !!