Adab Menyembelih Hewan Qurban

0 104
Pemotongan hewan qurban di halaman masjid Al Furqon Donoharjo Wuryorejo /Dok
Pemotongan hewan qurban di halaman masjid Al Furqon Donoharjo Wuryorejo /Dok

infowonogiri.com-WONOGIRI-Hari Raya Idul Adha tidak akan lama lagi tiba, Selasa (15/10) mendatang. Umat islam di Wonogiri kini mulai menyiapkan diri untuk menyambut hari raya “qurban” ini.

 

Seperti yang terjadi di lingkungan masyarakat Donoharjo Wuryorejo Wonogiri. Malam ini, Sabtu (28/9) Jamaah masjid Al Furqon Donoharjo, menggelar rapat persiapan Idul Adha 1434 H di masjid setempat, pasca shalat jamaah isya.Tampak hadir Ketua Takmir Masjid Al Furqon Drs H Ali Yatiman memimpin rapat pembentukan panitia hari raya “nyate” tahun ini. Hadir pula sekretarisnya, Tugiman, para imam masjid H Zubaidi, dan para jamaah setempat.

Acara diawali dengan muqoddimah oleh H Ali Yatiman. Disebutkan, bahwa berqurban tergolong amal ibadah sunah muakadd (diutamakan), dilaksanakan setelah pelaksanaan ibadah haji atau setelah shalat jamaah Idul Adha.

Sebelumnya disunahkan melaksanakan puasa sunah selama tiga hari sebelum hari Tasrik, yaitu pada tanggal 11, 12 dan 13 zhulhijjah. Sedangkan ketentuan hewan qurban yang sah sebagai qurban adalah, kambing berusia minimal 1 tahun dan lembu (sapi) usia 2 tahun.

Hewan qurban yang tidak boleh untuk qurban adalah; matanya buta mata sejak lahir, patah kakinya sejak lahir atau cacat jauh sebelum pelaksanaan qurban. Tetapi jika cacatnya dikarenakan mendadak diperbolehkan.

Hewan qurban yang sudah terlalu tua sehingga kering sungsumnya maka tidak diperbolehkan sebagai hewan qurban. Syarat menyembelih dengan menggunakan pisau (golok) yang standar dan harus sangat tajam.

Menyembelih hewan qurban juga ada adabnya (tata cara yang baik). Jauhkan hewan qurban dari hewan yang sedang disembelih, menghadapkan ke arah kiblat, kaki-kakinya dipegangi dan badannya pada posisi nyaman, serta jangan lupa dimulai dengan basmalah, syahadat dan takbir. Jika atas nama seseorang perlu disebutkan husus nama yang berqurban, ikhlas, dan tidak takabur. Akan lebih diutamakan yang menyembelih hewan qurban adalah pengurban itu sendiri.[Bagus]

error: Content is protected !!