Terdakwa Guru Agama Segera Diekskusi Ke Penjara

0 83
Ihsan guru SMK P Baturetno terpidana kasus UUP
Ihsan guru SMK P Baturetno terpidana kasus UUP

infowonogiri.com – WONOGIRI – Kesempatan tujuh hari yang diberikan majlis hakim kepada terdakwa Ikhsan Azhari, untuk menjawab apakah menerima atau menolak putusan hakim yang menvonis 2 bulan penjara dan denda Rp.30 juta, tidak digunakan guru agama itu.

Karena telah melebihi batas waktu yang telah ditetapkan undang undang maka putusan tersebut telah menjadi putusan tetap (ingkrah). Hal tersebu dikemukakan oleh Humas Pengadilan Negeri Wonogiri, Hera Kartiningsih, Rabu (31/7) siang. 

“Karena tidak ada kejelasan apa pun, berarti sudah berkekuatan hukum  tetap dan vonis harus dijalani. Vonis dua bulan penjara dan denda Rp.30 juta harus dijalani dan dilaksanakan,” ujar Hera Kartiningsih mewakili Ketua PN Saptono Setiawan.

“Berkas vonis sudah ditandatangani. Hari ini atau besok diserahkan kejaksaan,” jelasnya. Selanjutnya, majlis hakim menyerahkan kepada Kejaksaan Negeri Wonogiri untuk mengekskusi terpidana.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri, Muhaji melalui Kasi Pidana Umum Purjio menyatakan siap melaksanakan eksekusi. “Kita anggap terdakwa sudah menerima vonis, karena tidak memberikan jawaban. Kita akan eksekusi pasca Lebaran. Jika dua kali disurati tidak datang, maka kita jemput paksa,” kata Purjio mewakili Muhaji.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ikhsan Azhari adalah guru agama yang didakwa menganiaya Alf (10) siswa kelas IV SDN 3 Setrorejo, Baturetno. Ikhsan divonis 2 bulan penjara dan denda Rp. 30 juta, apabila tidak membayar denda maka wajib menjalani pidana penjara tambahan selama 15 hari.

Ikhsan terbukti melanggar pasal 80 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002  tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara maksimal tiga tahun enam bulan dan denda maksimal Rp.72 juta.[Bagus]

error: Content is protected !!