Padatnya Penumpang di Hari Raya

0 52

penumpang bus

infowonogiri.com – JATISRONO – Hari Lebaran plus tiga (H+3) Minggu (11/8) diperkirakan menjadi awal kepadatan arus lalulintas.

Berdasarkan pantaun reporter.  INFOWONOGIRI, mulai pukul 06.00 WIB, kendaraan arus mudik di Terminal dan Pasar Purwantoro sudah tampak ramai. Antara lain dipadati oleh kendaraan pribadi ber-plat luar Kota Kabupaten Wonogiri. Seperti Jakarta, Jawa Barat, Banten dan lain lainnya. Mobil berplat nomor Jabodetabek tampak mendominasi jalanan.

Kendaraan sepeda motor juga tampak lalulalang. Angkutan umum Angkudes antar Kota Kecamatan di Kabupaten Wonogiri juga tampak ramai penumpang. Demikian pula kendaraan umun Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Kondektur Bus PO Gunung Mulia, jurusan Purwantoro-Solo, mengemukakan, bahwa hari pertama lebaran penumpang jurusan Purwantoro-Wonogiri-Terminal Tirtonadi sepi.

Mulai Lebaran kedua, terjadi peningkatan jumlah penumpang, baik dari Wonogiri menuju Solo, maupun sebaliknya. “Hari ini makin padat mas, nganti ban-nya gassruk (kandas) dengan bodi. Disebabkan kelebihan muatan,” kata pria berkumis tinggi besar yang keberatan disebutkan namanya.

Pantauan langsung, memang tampak nyata terasa jumlah penumpang yang berdiri jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan penumpang yang duduk.

Sehingga terjadilah saling berhimpitan antara satu penumpang dengan penumpang yang lainnya. Demikain juga penumpang yang mendapatkan tempat duduk. Jok kursi yang disediakan untuk dua orang disisi dengan tiga orang penumpang. Yang tiga orang diduduki oleh tiga penumpang. “Ora kacek mas, sing lungguh karo sing ngadek podo wae, uyel-uyelan,” kata seorang penumpang.

Penumpang yang lain menimpalinya, masih mendingan yang duduk dari pada yang berdiri Berdiri dengan yang duduk ongkosnya sama saja. Penumpang yang lain nyeletuk. “Maklum mba, mumpung waktunya lebaran. Yen ora lebaran kapan meneh,” kata penumpang lainnya.Terus begitu saling lempar juk-juk obrolan segar.

Bahkan ada penumpang lainnya yang nyeletuk dengan nada sindiran. “Bar lebaran kondekture iso kawin meneh,” katany. Kondekturnya tak kalah cerdas menimpali penumpang kritis itu. “Yen ono sing gelem dirabi, yoo rabi meneh. Yen ora ono sing gelem dirabi, apa yo arep rabi, karo sopo,” katanya. [Bagus]

error: Content is protected !!