Lakalantas Karambol Bus Purwo Putro dengan Dua Motor

0 77
Bus Purwo Putro
Barang Bukti Bus Purwo Putro

infowonogiri.com – SLOGOHIMO – Kecelakaan lalulintas karambol melibatkan tiga kendaraan bermotor. Satu armada AKDP Jurusan Purwantoro – Solo PO Bus Purwo Putro dengan dua unit sepeda motor. Kecelakaan terjadi di Jl Raya Jatisrono – Slogohimo, Minggu (18/8) kemarin. 

Akibat kecelakaan tersebut satu anak remaja berstatus pelajhar meninggal dunia. Dia adalah Parjono (16) pelajar warga Dusun Gondangrejo RT 02 RW 11 Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar.

Parjono adalah pengendara Yamaha Vega Nopol B 6436 NLC. Pembonceng adalah Sri Widodo (18) warga Dusun Gondangrejo RT 03 RW 11 Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar.

Sepeda motor kedua yang terlibat lakalantas tersebut adalah Suzuki Nex bernomor polisi AD 2065 QI. Sepeda motor ini dikendarai oleh Lastri (27) warga Dusun Weru, RT 04 RW 04 Desa Gondangsari, Kecamatan Jatisrono.

Sementara Po Bus Purwo Putro yang terlibat lakalantas karambol itu adalah bernomor polisi AD 1648 DG dikemudikan oleh Sutaryo (60) warga Dusun Sindon, Desa Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani melaui Kasatlantas AKP Sugiyatmo didampingi Kanitlaka Iptu Subroto SH mengemukakan, laka karambol itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB, di Dusun Pelang RT 03 RW 02 Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono.

Kronologisnya, saat itu, bermula bus Purwo Putro melaju dari arah timur (Slogohimo) ke arah barat (Jatisrono). Dari arah yang sama melaju Suzuki Nex yang dikendarai Lastri. Akibat jarak yang terlalu dekat, terjadi benturan.

Bus oleng ke kanan. Dari arah berlawanan melaju Yamaha Vega yang dikendarai oleh Parjono. “Karena jarak yang terlalu dekat, bus menabrak sepeda motor tersebut sehingga terjadi kecelakaan beruntun,” kata Subroto Senin (19/8) .

Akibatnya Parjono terluka parah di bagian kepala. Parjono sempat dilarikan ke RS Amal Sehat Slogohimo, namun tidak tertolong. Korban pengendara sepeda motor lainnya terluka pada kaki dan tangannya. Kini masih dirawat di rumah RS Amal Sehat. “Sopir kita amankan untuk disidik,” pungkasnya. [Bagus]

error: Content is protected !!